Berikut adalah profil dan biodata Erick Thohir yang belakangan dikait-kaitkan dengan posisi Cawapres Prabowo Subianto. Siapakah sosok Erick Thohir sebenarnya?
Seperti diketahui, dua pasangan Capres telah resmi mengumumkan Cawapres mereka. Anies Baswedan memilih Cak Imin sebagai pasangannya untuk maju Pilpres 2024.
Sementara kemarin, Rabu 18 Oktober 2023, PDIP memperkenalkan Mahfud MD sebagai Cawapres pasangan Ganjar Pranowo.
Itu artinya, hanya Prabowo Subianto yang belum memperkenalkan Cawapresnya. Sejauh ini, ada tiga nama yang digadang-gadang berpotensi jadi Cawapres Prabowo.
Salah satunya adalah Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Sebagai informasi, Erick Thohir lama dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses di Indonesia.
Berdasarkan laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Erick Thohir tercatat memiliki harta kekayaan sekitar Rp2,31 triliun pada periode 31 Maret 2023.
Namun hal tersebut lumrah sebab Erick Thohir bukan berasal dari keluarga sembarangan. Berikut adalah informasi tentang profil dan biodata Erick Thohir yang telah dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.
Profil dan biodata Erick Thohir:
Erick adalah putra dari Teddy Thohir dan seorang pengusaha yang ikut membesarkan Astra International. Ayahnya berdarah Lampung sedangkan ibunya berdarah Tionghoa dan Sunda.
Saudaranya, Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir adalah seorang bankir investasi. Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Rika. Thohir kecil juga ikut mengembangkan dan membantu bisnis keluarga.
Diketahui, ia memiliki darah kebangsawanan dari Kesultanan Banten. Erick Thohir dikenal sukses dalam dunia bisnis. Jiwa bisnis Menteri BUMN Kabinet Jokowi ini sudah terpupuk sejak muda.
Saat SD Erick pernah berjualan biji karet karena permainan itu sedang tren dulu. Bosan juga jualan barang yang sama terus, dia pun mulai beralih ke berjualan siomay di depan SD Tebet Timur. Ini nggak dilakukannya sendiri, melainkan bareng beberapa temannya.
Mengacu pada jiwa bisnisnya yang kental, Erick kemudian meneruskan sekolah di bidang bisnis. Pada tahun 1993, Erick lulus program Master untuk Bisnis Administrasi (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat.
Sebelumnya ia memperoleh gelar sarjana (Bachelor of Arts) dari Glendale Community College.
Setelah tahu jalan bisnis, Erick Thohir mulai mengembangkan berbagai bisnis menjanjikan. Salah satunya adalah bisnis di bidang olahraga. Ia pernah menjadi pemilik klub sepak bola raksasa Italia, Inter Milan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
-
Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik
-
Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan