Pelatih Timnas Irak, Jesus Casas, tengah merancang rencana cemerlang untuk menghadapi babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Tujuannya adalah memastikan bahwa Irak tampil kuat dalam menghadapi lawan-lawan berat di Grup F, yang termasuk Timnas Indonesia yang baru-baru ini menunjukkan performa memukau.
Timnas Indonesia, di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, sedang menikmati tren positif. Irak, di sisi lain, akan diuji oleh Timnas Indonesia dalam pertandingan pembuka mereka di kompetisi ini.
Pertandingan pertama Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Irak dan Timnas Indonesia dijadwalkan pada 16 November 2023. Kedua tim telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk laga yang menentukan ini.
Sebelumnya, Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, telah mengirim dua analis ke Stadion Internasional Amman, Yordania, untuk memantau pertandingan Yordania melawan Irak pada 17 Oktober 2023 lalu. Jesus Casas, pelatih Irak, juga telah memulai persiapannya menghadapi Timnas Indonesia.
Setelah pertandingan melawan Yordania, Casas memberikan komentar positif mengenai performa Timnas Indonesia yang sedang on fire. Meskipun Timnas Indonesia hanya menderita satu kekalahan dalam enam laga terakhir, Casas tetap optimis menghadapi mereka.
Casas berkomitmen untuk memaksimalkan upaya timnya dalam menghadapi Timnas Indonesia. Pelatih berkebangsaan Spanyol ini berjanji untuk merancang formasi terbaik yang mampu mengatasi potensi kejutan yang mungkin disajikan oleh Tim Merah Putih.
"Dalam kualifikasi Piala Dunia, setiap pertandingan memiliki peran penting. Kami akan berjuang keras untuk mencapai hasil positif demi mencapai tujuan kami, yaitu lolos ke putaran final Piala Dunia 2026," ujar Casas melalui akun resmi Federasi Sepak Bola Irak (IFA) pada Sabtu, 21 Oktober 2023.
"Kami akan menyesuaikan formasi terbaik kami dengan karakteristik masing-masing pertandingan, lawan yang kami hadapi, dan sejauh mana persiapan pemain kami," tambahnya.
Casas juga mengungkapkan bahwa partisipasi Irak di ajang Jordan Quad Championship 2023 selama FIFA Matchday menjadi modal positif bagi timnya.
Baca Juga: BMKG: Hujan Diprediksi Terjadi Hampir di Semua Kota Besar Pada Hari Ini
Pelatih berusia 49 tahun itu menegaskan bahwa ia akan menggunakan pengalaman dan evaluasi dari keikutsertaan timnya dalam turnamen tersebut untuk mengambil langkah-langkah positif di kualifikasi Piala Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?