SUARA DENPASAR - Motif ekonomi bukan menjadi alasan dari pasangan suami istri (pasutri) asal Gianyar membuat video porno yang diperankan mereka sendiri. Awalnya, GGG (33) dan istrinya Kadek DKS (30) terbiasa merekam dan mengunggah cuplikan video adegan suami istri mereka ke Twitter karena untuk mendapatkan fantasi seks berbeda.
"Motivasi pertama adalah untuk mendapat fantasi. Biar lebih semangat," kata Kabidhumas Polda Bali Satake Bayu di Polda Bali, Rabu, 10 Agustus 2022.
Seiring berjalannya waktu, lanjut Satake Bayu, GGG berinisiatif mencari pendapatan juga dari video porno yang dibuatnya bersama istri.
"Seiring waktu ada niat untuk mendapatkan keuntungan. Lalu dia di-posting ke Twitter," lanjut Satake Bayu.
Ceritanya, hal itu berawal pada tahun 2019. Kebiasaan mereka meng-upload cuplikan video porno untuk fantasi berbeda mulai dilakukan di tahun itu.
Lalu di tahun 2021 mereka mulai menarik bayaran Rp200 ribu per member yang ingin bergabung di dalam grup telegram yang mereka buat.
Di dalam grup itu sudah beranggotakan banyak member. Di sana terdapat video-video suami istri dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan yang diunggah ke media sosial Twitter.
Untuk menjaga minat para member, pasangan suami-istri ini kadang meng-upload video dengan situasi dan lokasi berbeda.
"Lokasi video diambil kadang berbeda tempat. Di kamar rumah, dan juga ada di hotel," imbuh dia.
Baca Juga: Kasus Pasutri Video Porno Gianyar: Suami Ditahan, Istri Mengurus Anak
Setahun berjalan, aksi pasutri ini akhirnya tercium oleh patroli siber yang dilakukan Subdit V Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Bali. Ditemukan akun Twitter dengan jumlah pengikut 16,8 ribu menampikan cuplikan adegan ranjang.
"Pada 21 Juli 2022, anggota melakukan penyelidikan dan ditangkaplah pasangan suami istri ini yang beralamat di Gianyar," jelasnya.
Dari perbuatannya memperdagangkan video porno ini, pasutri Gianyar ini meraih keuntungan sekitar Rp50 juta.
"Keduanya sudah tersangka. Yang suaminya kami tahan. Istrinya tidak ditahan karena masih urus anak yang masih kecil," tutupnya. (MNP)
Berita Terkait
-
Kasus Pasutri Video Porno Gianyar: Suami Ditahan, Istri Mengurus Anak
-
Jual Video Adegan Ranjang, Suami-Istri di Gianyar Raup Rp50 Juta
-
Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Mahfud MD Beri Bocoran Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa
-
Lima Jambret Spesialis Wisman Dipamerkan di Monumen Bom Bali di Jalan Legian Kuta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih