SUARA DENPASAR - Seorang ibu mengaku anaknya dikeluarkan dari sekolah Taman Kana-kanak atau masih TK sudah DO. Video tersebut beredar dan viral di beragam media sosial, Selasa (23/8/2022).
Cerita ini awalnya diunggah oleh snag ibu di akun Tiktok miliknya. Kemudian banyak diunggah ulang oleh akun di media sosial di twitter.
Hal tersebut diungkapkan pemilik akun twitter @achietmokoginta. Dia mengatakan cerota anak TK yang di-DO sekolahnya kini ramai dibicarakan.
"Lagi rame di tiktok, anak TK swasta di-DO tanpa surat apa apa main di keluarin gitu aja hanya karena wali murid komplain di sosmed," kata dia dikutip Suara Denpasar, Selasa.
Bahkan, uang sang biaya sekolah selama 16 juta juga tidak dikembaikan usai sang anak dikeluarkan. "Dan ternyata sudah banyak murid yang keluar juga. Ada aja sekolah mahal ini," kata dia.
Penelusuran Suara Denpasar, cerita itu diunggah pemilik akun TikTok Rebecca Oktavia. Mulanya, dia mengaku dipanggil oleh pihak sekolahan.
Namun, panggilan tersebut menurutnya aneh. Sebab, disampaikan melalui pesan Whatsapp dan bukan melalui surat resmi.
Dia pun datang ke sekolah tersebut. Ripanya di sekolah dia ditemui oleh empat guru yang dipanggil Miss. Salah satu dari mereka kemudian berbicara dengannya.
"Maaf karena Miguel dikeluarkan dari sekolah. Wow tanpa ada peringatan SP 1 SP 2 dan lain lain," kata Rebecca membuka ceritanya.
Dia saat itu kaget karena putranya yang masih TK harus dikeluarkan dari sekolah. Namun, DO tersebut tanpa disertai surat peringatan sebelumnya.
Baca Juga: Kapolri Ancam Copot, Polres Badung Tangkap 10 Pengepul Judi Togel Kelas Teri
Dalih pihak sekolah yaitu karena sang ibu dinilai kerap menjelek-jelekkan pihak sekolah. "Ya wajar dong kalau kita gak puas, kita posting di sosmed," imbuhnya.
Demikian adalah cerita atau kronologi sebenarnya bagaimana seorang anak TK harus dikeluarkan dari sekolah.
Di twitter, topik ini kini mejadi trending dan banyak warganet yang mempertanyakan kasus tersebut.
"Baru tahu, TK bisa DO," tulis warganet pemilik akun @setyaningsih.
Seorang warganet lainnya juga mengaku mengalami hal serupa. Sang anak dikeluarkan, namun uang biayanya telah dikembalikan.
"Anakku jg di-DO kmrn seminggu stlh masuk TK A. Bedanya duitnya dibalikin. Cm omongan ownernya nylekit abis," tulis seorang warganet.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Usai Dominasi Billboard, CORTIS Siap Gelar Tur Perdana PUT YOUR PHONE DOWN
-
Ulasan Mickey 17: Menertawakan Arti Hidup Lewat Tragedi Kloning yang Tragis
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Andres Iniesta Mulai Karier sebagai Pelatih, Tangani Klub Uni Emirat Arab
-
Kintani Bakal Meriahkan Pembukaan Dharmasraya Champions League 2026
-
Kabar Duka Eks Rekan Emil Audero dan Kevin Diks Meninggal Dalam Kecelakaan Maut