SUARA DENPASAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan saat ini jajarannya sedang mendalami isu Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo. Pada sisi lain, di tengah isu konsorsium judi dengan Sambo sebagai pemimpinnya itu, kepolisian melakukan penangkapan kasus judi dalam jumlah banyak. Bahkan, pada bulan Agustus, khusus tangkapan judi online naik hampir enam kali.
“Terkait beberapa pertanyaan, khususnya terkait dengan masalah chart-chart (bagan-bagan), Pak, apakah betul Kaisar Sambo dan gengnya, terkait dengan masalah Konsorsium (303), demikian juga dengan chart yang lain, jadi saat ini kami sedang lakukan pendalaman, Pak. Jadi Propam saya minta melakukan pendalaman,” papar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022).
Kapolri menjelaskan sepanjang Januari sampai Agustus 2022, jumlah perkara judi yang diungkap kepolisian se-Indonesia mencapai 2.049 kasus. Rinciannya 641 perkara judi online, dan 1.408 perkara judi konvensional.
“Jadi kurang lebih ada 3.296 tersangka,” jelas Kpaolri Listyo Sigit Prabowo.
Khusus pada bulan Agustus 2022, yakni dari tanggal 1-22, Listyo menjelaskan jumlah kasus yang diungkap sebanyak 739 kasus, terdiri dari 286 perkara judi online, dan 453 perkara judi konvensional. Dengan tersangka sebanyak 1.298 tersangka. Terdiri dari 797 tersangka kasus judi online dan 501 tersangka judi konvensional.
Berdasarkan data yang dibeber Kapolri, maka pengungkapan kasus judi sebelum mencuatnya isu Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, yakni dari Januari sampai Juli 2022 sebanyak 1.310. Artinya hanya 187 kasus per bulan. Rinciannya, judi online 355 kasus, atau 50 kasus per bulan, dan judi konvensional sebanyak 955 kasus, atau 136 kasus per bulan.
Dilihat dari data hasil tangkapan rata-rata per bulan yang hanya 187 kasus, maka jumlah tangkapan setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan agar menindak perjudian atau adanya isu Konsrosium 303 dan Kaisar Sambo, jumlah tangkapan kasus judi meningkat tajam. Bila dipersentasekan mencapai 295 persen (hampir 300 persen) atau naik 4 kali lipat.
Kenaikan yang signifikan adalah pada judi online. Bila pada bulan-bulan sebelumnya hanya rata-rata mengungkap 50 perkara judi per bulan, pada tanggal 1-22 Agustus mencapai 286 kasus. Hal ini menandakan ada kenaikan jumlah perkara judi online sebesar 472 persen, atau hampir 6 kali lipatnya.
Sedangkan kenaikan jumlah perkara judi konvensional pada Agustus 2022 dibanding bulan-bulan sebelumnya sebesar 268 persen atau hampir tiga kali lipat.
Baca Juga: Ferdy Sambo Menyesal, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Bintara Hingga Jenderal
Jumlah perkara dan persentase kenaikan masih bisa bertambah karena Agustus ada 31 hari, artinya belum terhitung tanggal 23-31 Agustus 2022 mendatang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, karena masalah judi sudah menjadi perhatian nasional, dia sudah memerintahkan kepada seluruh pimpinan wilayah, kapolres, kapolda, direktur, bahkan pejabat Mabes Polri agar tidak ada lagi perjudian, bak itu judi online maupun judi darat.
“Yang masih nanti kemudian ada kegiatan (judi), jadi kalau nanti saya dapati, pejabatnya pasti saya copot. Dan itu merupakan komitmen saya, Di zaman saya, judi tidak ada,” kata Listyo
Listyo menegaskan, untuk memerangi perjudian pihaknya juga bekerja sama dengan PPATK untuk melakukan tracing (pelacakan) terkait rekening pelaku perjudian. Kalau pelakunya kabur, pihaknya telah mengeluarkan red notice terhadap beberapa orang dan akan mengeluarkan cekal (cegah tangkal). Juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) bagi pelaku perjudian.
“Itu komitmen kami, terkait perjudian kami tidak ada toleransi,” tegas Listyo.
Berikut data perkara perjudian sepanjang Januari-Agustus 2022 yang diungkap Polri yang dipaparkan Kapolri di hadapan Komisi III DPR RI:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?