SUARA DENPASAR – Nama Brigjen Alberd Sianipar tidak banyak yang mengenal. Dia pun “beda nasib” dengan Irjen Ferdy Sambo dalam hal karier dan jabatan. Padahal, Brigjen Alberd Sianipar adalah lulusan terbaik Akpol 1994, teman seangkatan Irjen Ferdy Sambo.
Sebagai lulusan terbaik Akpol 1994 Alberd Sianipar menyandang Adhi Makayasa Akpol 1994. Namun, soal karier, perwira tinggi kelahiran Medan, 14 November 1971, ini kalah moncer dibandingkan dengan beberapa teman seangkatannya. Termasuk jika dibandingkan dengan Irjen Ferdy Sambo, anak Mayjen (kini Irjen) Pieter Sambo, kelahiran Burru Sulawesi Selatan, 19 Februari 1973.
Apabila pada tahun 2020 Ferdy Sambo sudah berbintang dua atau inspektur jenderal (Irjen) dan menduduki posisi Kadiv Propam Polri, maka Alberd Sianipar masih menyandang bintang satu alias Brigadir Jenderal (Brigjen).
Meski sama-sama dari kesatuan reserse, jabatan Brigjen Alberd Sianipar terkesan lebih banyak di balik layar. Pada tahun 2020 sampai sekarang dia hanya menjadi Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Staf Operasi (Karojianstra Sops) Polri.
Sebelum menduduki jabatan Karojianstra Sops Polri, Brigjen Alberd Sianipar banyak berkarier di luar Jawa. Berbeda dengan Ferdy Sambo yang seluruh kariernya tidak pernah keluar Jawa.
Brigjen Alberd Sianipar sempat menjadi Kasat III Dit Reskrim Polda Sumut, kemudian menjadi Kapolres Pematang Siantar 2011 dan Kapolres Karo pada 2013 sampai 2014. Pangkatnya masih AKBP.
Sampai tahun-tahun itu, karier Brigjen Alberd Sianipar dibanding Ferdy Sambo masih setara. Ferdy Sambo pada 2012 menjadi Kapolres Purbalingga, kemudian pada 2013-2015 menjadi Kapolri Brebes dengan pangkat AKBP.
Pada tahun 2014, Brigjen Alberd Sianipar dimutasi sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, kemudian setahun kemudian atau pada 2015 menjadi Kasubdit V Dittipidnarkoba Barekrim Polri.
Bahkan, Ferdy Sambo baru menjadi Wadireskrimum Polda Metro Jaya menggantikan posisi yang ditinggal Brigjen Alberd Sianipar pada 2015. Ferdy Sambo menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya sampai 2016.
Baca Juga: Bunyi Keppres 70 Tahun 2002 yang Jadi Acuan Ferdy Sambo Diberhentikan Presiden
Sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2015-2016, Ferdy Sambo mendapat peluang "nasib" yang begitu mujur. Sebab, pada tahun-tahun itu, sang Kapolda Metro Jaya adalah Tito Karnavian, yang pada tahun 2016 diangkat sebagai Kapolri oleh Presiden Jokowi.
Sedangkan Alberd Sianipar setelah menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya sampai 2016, dia malah hanya menjadi pejabat di belakang layar dengan jabatan sebagai Analis Bidpdakt Pusiknas Bareskrim Polri.
Alberd Sianipar kemudian pindah jauh ke luar Jawa lagi. Yakni sebagai Dirreskrimum Polda Sulawesi Tengah pada 2017. Tidak sampai setahun, dia sudah ditarik lagi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017), lalu menjadi Karoops Polda Metro Jaya (2019), dan menjadi Karojianstra Sops Polri pada 2020 hingga kini.
Berbeda dengan Irjen Ferdy Sambo, setelah Tito Karnavian menjadi Kapolri, pada 2016 itu juga dia ikut Tito ke Mabes Polri. Jabatannya sebagai Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri, lalu menjadi Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri pada 2016 sampai 2018, dan menjadi Koorspripim Polri dari 2018 sampai 2019.
Jabatan Ferdy Sambo semakin mentereng dengan menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri pada 2019 sampai 2020. Pada saat itu Kabareskrim Polri adalah Listyo Sigit Prabowo, yang kelak menjadi Kapolri pada 2021. Listyo Sigit menjadi Kapolri setelah menggantikan Jenderal Idham Azis.
Sebagai bawahan langsung Kabareskrim Polri (Komjen) Lityo Sigit Prabowo pada waktu itu, karier Ferdy Sambo ikut terdongkrak setelah didapuk sebagai Kadiv Propam Polri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok