Suara Denpasar - Bharada E diduga mengalami trauma untuk kembali mengingat peristiwa pembunuhan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.
Saat masuk ke rumah Ferdy Sambo untuk menjalani rekonstruksi, Bharada E merasa trauma.
Dia sempat terduduk usai melakukan reka ulang penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.
Bukan hanya itu saja, tangannya juga bergetar setelah diminta memeragakan adegan penembakan kepada Brigadir J.
Kondisi ini diungkap oleh pengacara Bharada E Ronny Talapessy setelah kliennya melakukan reka ulang kejadian di rumah Ferdy Sambo.
Ronny Talapessy menjelaskan jika tangan kliennya yang bernama lengkap Richard Eliezer ini sempat bergetar ketika menjalani rekonstruksi.
Kondisi ini terjadi lantaran ini adalah momen pertama kali Bharada E masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo yang menjadi tempat kejadian perkara atau TKP penembakan Brigadir J.
Melihat kondisi tersebut dirinya terus mendampingi Bharada E selama proses tersebut berlangsung.
"Saya mengikuti proses dari awal ketika masuk ke garasi, klien saya gemetar. Kemudian mengikuti rekonstruksi itu juga pun ada kelihatan ada trauma," kata Ronny di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2022) dini hari.
Baca Juga: Istri Ferdy Sambo Janji Tidak Akan Kabur, Sudah Resmi Dicekal
Dari pengamatannya, kondisi tangan bergetar ini bahkan terulang lagi di sela proses rekonstruksi.
"Setelah melakukan reka penembakan itu, klien saya sempat duduk itu tangannya gemetar," ungkapnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
18 Gol! Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71