Suara Denpasar - Brigjen Hendra Kurniawan kini menjadi sorotan setelah ditetapkan sebagai tersangka penghalangan penyidikan dalam kasus Ferdy Sambo. Dia terancam dipecat dari Polri dan akan menjalani sidang etik pekan depan.
Namun, sebelum jadi sorotan saat ini, namanya sempat heboh pada Januari 2021. Saat itu, dia menjadi korban informasi bohong atau hoax. Dalam sebuah narasi di media sosial, Hendra Kurniawan disebut sebagai anak dari Presiden China Xi Jinping.
Narasi itu juga menyebutkan bahwa dia dipersiapkan menjadi Kapolri pada masa depan. Narasi hoax ini beredar di sejumlah media sosial saat itu.
"Hendra kurniawan anak kandung jie ping (presiden China) ia brigjen polisi yag tidak tertutup kemungkinan kedepannya dipersiapkan untuk menjadi kapolri," bunyi narasi tersebut.
Narasi selanjutnya adalah Hendra Kurniawan berbahaya bagi umat Islam. "Jadi apakah kalian masih berdiam diri saja sambil menunggu kehancuran," bunyi narasi itu.
Berdasarkan penelusuran Kominfo, narasi tersebut merupakan informasi bohong atau hoax. Kominfo menyebut klaim tersebut tidak berdasar karena Hendra Kurniawan merupakan putra asli Indonesia.
Saat hoax itu muncul, Hendra Kurniawan sedang menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. Dia memang Jenderal Polisi pertama Keturunan Tionghoa.
"Dia bukan anak kandung Presiden China. Sementara itu, anak Presiden China Xi Jinping adalah Xi Mingze yang merupakan putri semata wayangnya," tulis Kominfo.
Terancam Pecat
Baca Juga: Sosok Kompol Baiquni Wibowo, Jadi Anak Buah sejak Ferdy Sambo Masih Kombes, Kini Dipecat
Polri secara maraton menggelar sidang etik kasus penghalangan penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Tiga polisi saat ini sudah disanksi pemberhentian dengan tidak hormat yaitu Sambo, Kompol Chuck Putranto, dan Kompol Baiquini Wibowo.
Sementara empat tersangka lainnya akan menjalani sidang etik pada pekan depan, termasuk Hendra Kurniawan.
Hendra terancam pecat jika dinyatakan bersalah dalam persidangan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut keterlibatan Hendra akan ditentukan dalam persidangan.
"Fakta persidanganlah yang dinilai oleh hakim," kata Dedi, Jumat (2/9/2022).
Sebelumnya, Sambo menulis surat bahwa Hendra Kurniawan tidak terlibat. Surat itu lantas diunggah oleh istri Hendra, Seali Syah.
Terkait unggahan itu, Dedi menyebut sebagai hak setiap tersangka maupun terdakwa. Hal itu diatur dalam Pasal 66 KUHAP yang berbunyi “Tersangka atau terdakwa tidak dibebani kewajiban pembuktian”.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya