SUARA DENPASAR - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membeberkan sejumlah kejanggalan atas pengakuan Komnas HAM terkait pengakuan Putri Candrawathi diperkosa Brigadir Joshua di Magelang.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua LPSK, Edwin Partigo Pasaribu, Minggu (4/9/2022). Berikut kejanggalan-kejanggalan yang diungkap Edwin Partigo Pasaribu:
1. Ada Kuat Ma’ruf dan Susi
Edwin menyangsikan adanya pelecehan seksual atas Putri Sambo lantaran pada saat itu ada Kuat Ma’ruf, sopir pribadi Putri Candrawathi di rumah. Selain itu, Susi, asisten rumah tangga (ART) juga ada di rumah pada saat peristiwa yang diklaim terjadi.
“Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (pelecehan),” kata dia.
2. Kenapa Tidak Teriak
Edwin Partigo Pasaribu juga menyatakan adanya kejanggalan, bila memang ada pelecehan seksual, mengapa Putri Candrawathi tidak berteriak. Mengingat di rumah juga ada Kuat dan Susi.
“Kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” terangnya.
3. Relasi Kuasa
Lebih lanjut Edwin Partigo juga dalam konteks relasi kuasa, dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir Joshua terhadap Putri Candrawathi tidak terpenuhi. Alasannya, Brigadir Joshua merupakan anak buah, dalam hal ini ajudan, dari Irjen Pol Ferdy Sambo, sedangka Putri Candrawathi adalah istri Ferdy Sambo yang jenderal bintang dua.
“PC adalah istri jenderal. Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual, pertama relasi kuasa, kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” jelas dia.
4. Masih Tanya di Mana Joshua dan Mau Bertemu Joshua
Dalam kronologi dugaan pelecehan seksual, setelah peristiwa itu Putri sempat menelepon Bripka Ricky Rizal (RR) yang sedang bersama Bharada Rizhard Eliezer mengantar makanan ke SMA Taruna Nusantara, tempat anak Putri bersekolah.
Baca Juga: Ditanya Kemungkinan Duet, Puan Tersenyum Lebar dan Jawaban Prabowo Bikin Penasaran
Kemudian Bripka RR menghadap Putri Candrawathi. Saat Bripka RR masuk ke kamar Putri, Putri Candrawathi menanyakan di mana Brigadir Joshua. Dalam rekonstruksi perkara ini aula rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling juga tampak Bripka RR masuk kamar, kemudian keluar. Setelah itu Brigadir Joshua masuk kembali, dan duduk bersila di bawah menghadap kasur. Sedangkan Putri duduk di kasur.
Menurut Edwin hal itu janggal. Kata dia, jika benar ada tindakan asusila yang dilakukan Brigadir Joshua kepada Putri, logisnya tidak mungkin korban pelecahan mau berhadapan langsung dengan pelaku pelecehan, sedangkan pelecehan itu baru saja terjadi.
“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yoshua, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua,” kata dia.
Menurut dia, lebih janggal lagi, Joshua dihadapkan lagi ke Putri Candrawathi di kamar, masih hari itu pada 7 Juli 2022.
“Itu di kamar dan itu kan juga aneh seorang korban mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan. Yang lain itu Yosua sejak tanggal 7, tanggal 8 sejak dari Magelang sampai Jakarta masih satu rumah dengan PC,” imbuhnya.
5. Pascakejadian, Masih Tinggal dalam Satu Rumah
Edwin pun mengatakan, yang lebih janggal lagi, apabila benar ada pelecehan seksual yang dilakukan oleh Joshua, mengapa Putri yang mengaku sebagai korban seolah-olah baik-baik saja saat terus berhadapan dengan Joshua.
Tag
Berita Terkait
-
Kaisar Sambo Dapat Julukan Baru dari Ketua Komnas HAM? Bos Mafia..!
-
Mirip Alat Kelamin Pria, Tandatangan Kaisar Sambo Gambarkan Fantasi Seksual
-
Analisa Komnas HAM Diperkuat Rekonstruksi Kuwat Ma'ruf, "Drama Queen" Putri Sambo dari Kasus Pelecehan Menjadi Kekerasan Seksual
-
Komnas HAM Akui Motif Pembunuhan Brigadir Joshua karena Dugaan Pelecehan Seksual Putri Sambo di Magelang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
5 Zodiak Paling Beruntung 23 Juni 2026, Taurus dan Virgo Diprediksi Ketiban Hoki
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang