Suara Denpasar – Upaya Geng Sambo atau Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan jaringan anak buahnya untuk lepas dari kasus kematian Brigadir Joshua begitu sistematis. Bahkan Geng Sambo sempat berupaya "culik" orang tua Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E). Beruntung, korps elit loreng atau Brimob (Brigade Mobil) langsung bergerak menyelamatkan orang tuanya.
Hal itu sebetulnya sempat diungkap Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir Joshua. Dalam sebuah tayangan televisi, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan bahwa orang tua Bharada E tidak ada di kampungnya, di Manado. Bharada E memang asal Sulawesi Utara. Dikabarkan, orang tua Bharada E dibawa ke Brimob.
Ternyata bahwa orang tua Bharada E dibawa ke kesatuan Brimob ada benarnya. Seperti diungkap mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara. Menurut Deolipa Yumara, orang tua Bharada E diamankan Brimob justru karena akan diambil Geng Sambo agar Bharada E tetap pada skenario awal tentang kematian Brigadir Joshua karena tembak-menembak.
Deolipa Yumara mengatakan sejak awal orang tua Bharada E sudah meminta agar Bharada E berbicara jujur apa adanya, tidak mengikuti skenario Ferdy Sambo.
“(Orang tua Bharada E) disuruh ke Jakarta, grupnya Sambo mau rangkul orang tuanya,” kata Deolipa Yumara dalam tayangan TV yang diunggah di Youtube dilihat SuaraDenpasar, Jumat (9/9/2022).
Bahkan, kata Deolipa, Eliezer berbicara kepadanya bahwa orang tuanya sudah di Jakarta karena permintaan Geng Sambo. Lanjutnya, Geng Sambo mau mengambil orang tuanya agar bisa dikondisikan, sehingga Bharada E tetap pada skenario awal bahwa kematian Brigadir Joshua karena tembak-menembak dengan Bharada E.
“Eliezer ngomong, ‘Bang itu orang tua saya sudah di Jakarta karena permintaan grupnya Sambo, supaya dibawa ke Jakarta Grup Sambo mau ngambil, akan dilindungi sama grupnya Sambo’,” terangnya.
Dia pun menjelaskan, grup Sambo itu banyak. Bukan hanya yang jadi tersangka pembunuhan saja. Melainkan, ada lebih banyak lagi yang masuk dalam grup Sambo. Yakni mereka yang diperiksa terkait dugaan pelanggaran etik, jumlahnya 80-an.
“Orang tuanya Eliezer dibawa ke Jakarta, waktu itu Eliezer masih lepas, Eliezer kemudian berpikir, ‘jangan-jangan mau dijebak nih orang tua saya’,” jelas Deolipa.
Baca Juga: Sadis! Tak Diberi Nafkah Ranjang, Seorang Ibu Injak dan Tampar Balita Sendiri
Karena orang tuanya ke Jakarta dalam penguasaan Geng Sambo, akhirnya Eliezer meminta bantuan ke Brimob. Kebetulan, Eliezer sebetulnya dalam kesatuan Brimob. Berbeda dengan Geng Sambo yang lebih banyak di Propam dan kesatuan reserse.
“Orang tuanya kan mau diambil Sambo tuh, buru-buru diselamatin Brimob. Akhirnya dia kontak sama Brimob, kesatuannya, supaya ‘tolong selamatkan lah orang tua saya ini’. Akhirnya sama Brimob dibawa lah ke kos-kosan dijaga Brimob,” kata Deolipa.
Mengenai masalah orang tua Bharada E yang diselamatkan Brimob ini juga dikonfirmasi Deolipa ke Sespri Dankor Brimob. “Ya, Bang, kami yang amankan (orang tuan Bharada E). Sudah aman,” ucap Deolipa menirukan pernyataan salah satu pejabat di Brimob.
Menurut Deolipa, orang tua Bharada E sudah diamankan Brimob dan dibawa ke sebuah kos-kosan. “Akhirnya sama Brimob dibawa lah (orang tua Bharada E ke kos-kosan, dijaga Brimob,” terang dia. (*)
Berita Terkait
-
Brigadir Joshua Perkosa Putri Candrawathi? Mantan Kabareskrim: Ganjil, Mustahil, Cuma Alibi!
-
Kuat Ma'aruf dan Putri Candrawathi Selingkuh? Ini Jawaban Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto
-
Polri Terang-terangan Enggan Ungkap Hasil Lie Detector Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ini Alasannya
-
Ferdy Sambo Makin Tersudut?, Ini Hasil Uji Pemeriksaan Bharada E dan Bripka Ricky dengan Lie Detector
-
Wow! LPSK Mengaku Dapat Bocoran dari Bharada E soal Motif Pembunuhan Brigadir Joshua
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE