Suara Denpasar - Bali United menyodok ke peringkat 2 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 setelah menghancurkan Dewa United dengan skor telak 6-0. Bermain di hadapan publik sendiri, yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, klub berjuluk Serdadu Tri Datu ini membuat Dewa United klepek-klepek.
Dengan kemenang besar ini, klub kebanggaan masyarakat Bali ini menyundul mendekati pemuncak klasemen, Madura United. Saat ini Bali United mengoleksi 21 poin, menggusur posisi Borneo FC. Selisih dengan Madura United pun semakin tipis, yakni satu poin saja.
Pertandingan Bali United vs Dewa United berlangsung Sabtu sore (10/9/2022). Bali United langsung menggebrak sejak menit awal. Gol Bali United pun tercipta pada paro babak pertama ketika Privat Mbarga mencetak gol pada menit ke-28.
Keunggulan Bali United terus berlangsung pada babak pertama melalui Haudi Abdillah (42') dan Novri Setiawan (45'). Sedangkan striker Bali United, Ilija Spasojevic tampil trengginas. Pemain tua ini berhasil menciptakan hattrick pada menit ke-68, 78' dan 90'+2.
Sejak pluit dibunyikan tanda pertandingan dimulai, Bali United langsung membangun serangan mengancam ke jantung pertahanan Dewa United. Privat Mbarga berhasil melesakkan gol ke gawang Dewa United melalui sundulan ketika menerima umpan dari Fadil Sausu.
Gol kedua tercipta melalui umpan Privat Mbarga ke Haudi Abdillah yang membuahkan gol manis di menit 41'. Ketika di pengujung babak pertama, Bali United menambah pesta gol melalui umpan Ilija Spasojevic ke Novri Setiawan dan berbuah gol melalui sundulan pada menit ke-44.
Unggul 3 gol di babak kedua tak membuat anak asuh Stefano Cugurra Teco mengendurkan serangan. Serangan demi serangan terus dilancarkan. Penyerang andalan Bali United, Ilija Spasojevic membobol gawang Dewa United pada menit 66'. Spaso menambah gol pada menit ke-78. Kemudian Spaso menggenapi kemenangan Bali United di masa injury time, 90'+2.
Atas kekalahan ini, Dewa United pun masih di papan bawah klasemen sementara. Klub yang baru promosi ke Liga 1 ini baru mengoleksi 10 poin dari 9 kali bertanding.
Meski berada di pemuncak dan runner-up klasemen sementara, Madura United dan Bali United masih belum aman. Sebab, kedua klub sudah 9 kali bertanding.
Sedangkan PSM Makassar yang untuk sementara berada di peringkat ketiga klasemen sementara hanya selisih satu poin dari Bali United, atau dua poin dari Madura United. PSM Makassar saat ini baru menyelesaikan 8 pertandingan, atau selisih satu pertandingan dengan Bali United dan Madura United.
PSM Makassar akan menyelesaikan pekan kesembilan pada Kamis (15/9/2022) dengan bertandang ke markas Dewa United. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena