Suara Denpasar - Laporan artis Jessica Iskandar ke Divisi Propam Mabes Polri pada 1 September 2022 lalu membuat Dirreskrimum Polda Bali Kombes Surawan angkat bicara. Kombes Surawan menanggapi laporan Jessica Iskandar terkait dugaan tidak profesional dan arogansi penyidik Ditreskrimum Polda Bali berinisial FAA.
"Terkait prosedur tidak ada yang kita langgar. Dalam proses boleh amankan barang bukti," kata Kombes Surawan ketika memberkan keterangan pers di Mapolda Bali, Rabu (14/6).
Kombes Surawan pun menjelaskan, penyitaan mobil Toyota Alphard atas nama Jessica Iskandar berawal dari adanya laporan warga bernama I Komang Suardika pada Juni 2022. Dijelaskan, Suardika melaporkan dugaan penipuan dengan terlapor Christopher Stefanus alias Steven.
"Pelapor ketika itu melaporkan Christopher Stefanus terkait penipuan. Pelapor beli enam kendaraan mewah. Ada jenis Mini Cooper, Alphard, Ferari, BMW dan beberapa mobil lainnya," jelas Kombes Surawan.
Ternyata, dokumen empat buah kendaraan dinyatakan palsu. Dua kendaraan lain dilengkapi dokumen. Pelapor I Komang Suardika pun mengalami kerugian sekitar Rp13 miliar.
Nah, dalam pengusutan, salah satu mobil yang dijual Christopher Stefanus tersebut berjenis Toyota Alphard. Mobil ini dibeli pelapor pada Maret 2021 silam dengan harga Rp1,25 miliar. Perjanjiannya, dibayar tiga kali.
Meski sudah ada jual-beli antara I Komang Suardika dengan Christopher Stefanus, dilakukan perjanjian kerja sama rental kendaraan. Maka, mobil yang dijual itu sebetulnya masih ada di Christopher sebagai pengelola mobil rental. Sekadar diketahui, Christopher berbisnis rental mobil mewah Trip ID.
"Setelah rental tidak ada kejelasan, baik hasil rental maupun kendaraaan, kemudian (pelapor) melapor (ke Polda Bali)," jelasnya.
Berdasarkan laporan ini, akhirnya penyidik Dtreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan. Kemudian diketahui bahwa Toyota Alphard yang dijual Christopher itu ada villa milik artis Jessica Iskandar. Maka, penyidik pun menyita mobil Toyota Alphard atas nama Jessica Iskandar yang dijual Christopher Stefanus kepada I Komang Suardika pada 7 Juni 2022.
Baca Juga: Soal Motif Hacker Bjorka, Mahfud MD: Seperti Gado-gado, Tidak Berbahaya
"Mobil tersebut kita telusuri ada di tangan seorang perempuan. Lalu kita amankan barang bukti, kita lengkapi dengan dokumen serah terima," ucap Surawan.
Surawan pun mengatakan, dari pemeriksaan dokumen diketahui pemilik kendaraan Toyota Alphard itu atas nama Jessica Iskandar.
"(STNK) Atas nama Jessica," jelasnya.
Dia mengatakan, Toyota Alphard itu dalam kondisi rusak. Sehngga dititipkan kepada pelapor.
"Tidak bisa jalan. Jadi dibawa ke bengkel. Supaya tetap terjaga, karena kita tidak punya tempat penyimpanan mobil mewah jadi disimpan dan titip rawat di pelapor," tuturnya.
Kombes Surawan pun menegaskan bahwa pihaknya mempersilakan kepada pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah mobil Toyota Alphard dengan atas nama di BPKB dan STNK Jessica Iskandar dengan membawa dokumen pendukung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal