Suara Denpasar - Dua warga warga Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya ditangkap polisi.
Asep Yadi Nurul Hikmah, 25, dan Indra, 25, dua pelaku mutilasi monyet dan lutung tersebut diringkus aparat karena melakukan penyiksaan binatang, serta aksinya meresahkan warga.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery mengatakan, keduanya berhasil dibekuk setelah menerima laporan dari masyarakat terkait penganiayaan hewan.
"Motifnya pelaku menjual konten dan mendapat keuntungan. Penganiayaan terhadap hewan monyet itu dimulai pada tahun 2021 sampai dengan yang terakhir pada bulan juni 2022 dengan jumlah 12 kali,” katanya.
Dari hasil menjual video penganiayaan hewan itu. Pelaku memasang tarif Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu per video.
Setidaknya puluhan juta rupiah sudah berhasil dikumpulkan kedua tersangka dari konten sadis tersebut. Bahkan, tak hanya dari dalam negeri. Warga asing atau luar negeri juga banyak memesan aksi barbar kedua pelaku.
"Ke dua pelaku mempunyai peran berbeda. Pelaku bernama Asep Yadi Nurul Hikmah merupakan pelaku penganiayaan monyet, sementara pelaku Indra merupakan pelaku penjualan hewan monyet jenis lutung," jelas dia seperti dikutip dari Bogordaily-jaringan Suara.com, Selasa (13/9/2022).
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 40 ayat 2 junto pasal pasal 21 ayat 2 UURI No5 tahun 1990 tentang sumber daya alam hayati dan ekosistem. Kedua tersangka diancam 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 juta.
Dalam video yang beredar. Aksi tersangka terbilang sadis. Demi mendapatkan uang dari video konten, aksi barbar pun dilakukan.
Baca Juga: Hasil M. Haifa vs PSG; Messi Belum Habis
Yakni melakukan penyiksaan monyet dan lutung dalam kondisi hidup-hidup di sayat, di blender, sampai dengan di bor. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC