Suara Denpasar - Berikut adalah cerita malam pertama pasangan yang baru menikah di Bogor, Jawa Barat. Kisah malam pertama pasangan ini berakhir tak mengenakan. Sebab, sang perempuan harus dilarikan ke instalasi gawat darurat atau IGD.
Hal tersebut diungkapkan oleh sang perempuan dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @nurulapryni104, Minggu 4 September 2022.
Perempuan dalam video itu mengaku mengalami pendarahan dan harus dibawa ke rumah sakit setelah melakukan malam pertama dengan suaminya.
Awalnya, dia dan suami menggelar pesta pernikahan dengan meriah. Setelah itu, malamnya pasangan baru ini berniat melakukan hubungan suami istri.
Keduanya kemudian masuk kamar dan melakukan hubungan suami istri. Akan tetapi, setelah berhubungan, sang perempuan justru mengalami perdarahan.
"Malamnya sehabis resepsi perdarahan dan langsung masuk IGD sampai transfusi darah," tulisnya di dalam video.
Atas kejadian tersebut, sang perempuan mengaku hampir trauma berat. "Hampir trauma berat sama kejadian ini."
Kisah yang dibagikan perempuan itu membuat banyak warganet yang belum menikah ikut begidik. Mereka kemudian menyebut seorang dokter influencer Ayman Alatas untuk menjelaskan kejadian ini.
Namun, sang dokter mengatakan yang bisa lebih menjelaskan adalah dokter spesialis obgyn.
Baca Juga: Inilah 5 Hal Penting yang Tidak Perlu Kamu Umbar Kepada Orang Lain
"Gue ga tau detilnya kasusnya gimana ya, sepemahaman gue dari kata-katanya, mungkin dia melakukan malam pertama lalu keluar banyak darah yang berlebihan sampai harus transfusi," kata dia.
Namun dia memberikan sedikit penjelasan. Menurutnya keluarnya darah usai berhubungan seksual adalah berkaitan dengan robeknya selaput dara. Hal tersebut, kata dia, memang akan menimbulkan pendarahan. Hanya saja, biasanya jumlahnya tak banyak.
"Gue ga tau detilnya gimana, tapi kalau harus transfusi darah sebaiknya konsultasi ke obgyn untuk cari tahu penyebabnya kira-kira apa nih," ujar dia.
Mengutip Young Women Health, perempuan mengeluarkan darah saat pertama kali melakukan hubungan seks adalah normal. Hal tersebut karena pendarahan disebabkan oleh peregangan selaput dara.
Akan tetapi, beberapa perempuan dilahirkan dengan jaringan ekstra himen yang menutupi lebih banyak lubang vagina sehingga penetrasi bisa terasa menyakitkan dan cenderung terjadi lebih banyak pendarahan.
Dari artikel yang sama dijelasnkan bahwa mereka yang mengalami pendarahan hebat setelah berhubungan seks untuk pertama kalinya disarankan untuk memeriksakan kesehatan reproduksi pada dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi atau dikenal juga Obgyn serta dokter kandungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
BRIN Ubah Jeruk Jadi Lembaran Pangan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
20 Wilayah Aglomerasi Jadi Prioritas PSEL
-
5 Bedak Padat Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Simpel Flawless
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam