Suara Denpasar - Kang Dedi atau Dedi Mulyadi kerap mengunggah aktivitasnya di kanal YouTube miliiknya. Salah satu yang menarik yaitu ketika Kang Dedi menawarkan mobil mewahnya Toyota Alphard mengangkut rumput milik warga.
Saat itu, Kang Dedi sedang berjalan melibas jalanan di pedesaan wilayah Purwakarta, Jawa Barat. Dia mengendarai Toyota Alphard miliknya seorang diri.
Di tengah perjalanan, Kang Dedi melihat seorang warga memanggul sekarung rumput berjalan di jalan raya. Kang Dedi lantas menghampirinya. "Mau ke mana," tanya dia dikutip Suara Denpasar di kanal Youtube Lembur Pakuan, Sabtu (1/10/2022).
Pria tersebut bernama Yahya, asasl Cinangka, Kabupaten Puwakarta. Kepada Dedi, pria itu membawa rumput untuk pakan domba milik ibunya.
Yahya mengaku ayahnya meninggal dunia dan meninggalkan 5 ekor kambing dan dipelihara sang ibu. Ayahnya meninggal malam hari setelah siangnya menyabit rumput.
“Kalau saya sendiri kerjanya di bangunan (tukang) di Cibungur. Kalau bapak kena asma meninggal dunia," kata Yahya menjawab pertanyaan Kang Dedi.
Dedi lantas menawarkan diri untuk mengantar Yahya pulang ke rumah. Rumput satu karung itu kemudian dimasukan ke dalam Alphard warna putih milik Kang Dedi.
Dalam video itu, Dedi juga menyempatkan diri melihat kandang peninggalan bapak Yahya. "Jukut (rumput) naik Alphard,” kata Kang Dedi.
Yahya kemudian duduk di belakang bersama rumput satu karung hasil menyabit. Sementara Kang Dedi menjadi sopir di depan.
Baca Juga: Viral! Sleeping Guys Waria dan Mami Online Diduga Rizky Billar
Amanah
Dalam perjalanan itu, Dedi bertanya terkait kambing peninggalan ayah Yahya. Menurut Yahya, ayahnya mewanti-wanti jangan sampai menjual kambing peninggalannya karena itu untuk sang ibu.
“Amanah dari bapak katanya domba ini jangan dijual karena untuk bekal emak," tutur Yahya.
Yahya juga bercerita tentang harus menghutang uang kepada mandornya. Hutang itu untuk biaya tahlilan sang ayah yang meninggal dunia.
Mendengar cerita itu, Dedi tampak kagum dengan sosok warga yang ditemuinya itu. Sebab, meski dalam keadaan kurang mampu, Yahya masih teguh menjaga amanah sang ayah.
“Hebat bapak, bertanggung jawab pada bapak dan emak. Bapak gak khawatir sekarang utang?” kata Dedi.
Mendapat pertanyaan itu, Yahya mengaku tak takut karena pasti bisa terbayar hutangnya karena masih dalam keadaan sehat.
Di akhir video, Dedi yang sudah melihat kandang Yahya pamitan untuk pulang. Dia lantas memberikan sejumlah uang kepada Yahya. Yahya mengucapkan terimakasih dan menyalami eks Bupati Purwakarta tersebut.(*)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Tak Tahu Nomor Sepatu Istri, Bupati Anne: Parah, Saya Tahu Nomor Celana Dalamnya
-
Kang Dedi Mulyadi Diminta Bujuk Istri dan Cabut Gugatan Perceraian, 'Gak Tega Lihatnya Pak'
-
WOW! Kang Dedi Mulyadi Berhasil Raih Gold Play Button
-
Jelang Sidang Cerai, Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Banjir Doa
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak