Suara Denpasar – Nikita Mirzani sempat menyerang Najwa Shihab atas kritiknya terhadap polisi hedon. Belakangan, Nikita juga menyerang perempuan pelakor yang selingkuh dengan politisi korup yang ingin jadi presiden, yang terkesan mengarah ke Anies Baswedan. Kini, Nikita Mirzani malah ‘serumah’ dengan Anies Baswedan. Dia pun disuruh pilih Anies bila jadi capres. Secara prinsip, Nikita menyatakan siap.
Memang tidak jelas serangan Nikita Mirzani soal perempuan pelakor yang selingkuh dengan politisi korup yang ingin jadi presiden. Namun, dia menyebut hal itu di tengah serangannya terhadap Najwa Shihab.
Nikita Mirzani juga tak berani menyebut langsung nama Najwa Shihab sebagai pelakor. Juga tak berani menyebut langsung politisi korup yang ingin jadi presiden Indonesia.
Akan tetapi, Nikita mengatakan jabatan politisi korup yang ingin jadi presiden Indonesia itu baru habis jabatannya. Dia juga tak berani menyebut gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang jabatannya memang akan habis 16 Oktober 2022 ini.
Terlepas dari ‘semburannya’ ke sejumlah pihak demi membela polisi yang disebut hedon, kini Nikita Mirzani terpaksa ‘serumah’ dengan Anies Baswedan. Yakni, Nikita berada dalam satu rumah organisasi masyarakat bernama Pemuda Pancasila atau PP.
Sebagaimana diketahui, Nikita Mirzani terungkap telah menjadi anggota Pemuda Pancasila. Ini setelah Nikita Mirzani memposting foto bersama Ketua MPW PP Provinsi Banten Johan Arifin Muba di Instagram pribadinya.
"Terima kasih ketua Pemuda Pancasila Banten untuk sambutan dan menerima Niki dengan baik," kata Nikita dalam instagramnya @nikitamirzanimawardi_172, 2 September 2022.
Bukan sekali dia menunjukkan diri sebagai anggota PP. Pada 27 September, dia kembali mengunggah foto di Instagram saat diapit Johan Arifin Muda dan Ricko Menoza (ketua MPW PP Lampung) dalam sebuah acara Pemuda Pancasila.
“Kita sodara walapun tidak sedarah. PANCASILA ,” tulis Nikita di Instagram.
Baca Juga: Prabowo dan Anies, Keduanya Mantan Sandiago Uno
Selang beberapa saat, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dikukuhkan jadi anggota PP. Bahkan, Anies langsung mendapat nomor anggota 0000007 dari Ketua Umum MPP Pemuda Pancasila (PP) Yapto Soerjosoemarno pada 1 Oktober 2022.
Jadi Anggota Pemuda Pancasila
Dalam kesempatan itu, Yapto pun menginstruksikan kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila, tak terkecuali Nikita Mirzani, untuk memilih Anies Baswedan jika menjadi capres.
"Jadi kewajiban kader PP (dalam) Pilpres 2024, kalau namanya (Anies) terpilih wajib kita pilih beliau," kata Yapto, dikutip dari Antara.
Nasdem Deklarasikan Anies Jadi Capres
Bahkan, Anies Baswedan kini malah sudah memiliki kendaraan untuk maju di Pilpres 2024. Partai Nasdem pada 3 Oktober 2022 lalu sudah menyatakan mengusung Anies Baswedan sebagai capres.
Lantas bagaimana dengan Nikita Mirzani atas instruksi Ketum MPP Pemuda Pancasila Yapto? Sampai saat ini Nikita Mirzani belum bersuara lagi.
Akan tetapi, saat dia berabung dengan organisasi, dia menyatakan siap berorganisasi, yang tentunya mengikuti keputusan organisasi termasuk memilih Anies Baswedan jika jadi capres dalam Pilpres 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Kritik Presiden, Netizen Cium Modus Kampanye Anies Baswedan
-
Diserang Nikita Mirzani, Najwa Shihab: Pengkerdilan dan Tidak Penting!
-
Nasdem Mulai Rontok usai Usung Anies Baswedan Bakal Capres 2024, Kader Bali Out
-
Capres NasDem: Senyum Manis Anies Dipuji Sebagai Gubernur Terbaik oleh Surya Paloh
-
Nikita Mirzani Diinstruksikan Pilih Anies Baswedan Jika Maju Pilpres 2024, Titah Ketua Pemuda Pancasila
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai