Suara Denpasar - Sebuah kanal YouTube membuat berita bohong alias hoax dengan memberi judul Kang Dedi Mulyadi meninggal dunia karena diracun. Kang Dedi pun menyebut kanal YouTube tersebut keterlaluan.
Kanal youtube seputar ber***, mengunggah sebuah video dengan judul Inalillahi, Kabar Duka dari Dedi Mulyadu/Meninggal Dunia Usai Diracun dan diunggah pada 6 Oktober 2022. Video itu sudah ditonton sebanyak 12 ribu kali.
Kang Dedi melalui akun instagram pribadinya mengatakan kalau cari penonton jangan kebablasan.
"Baiknya, kalau cari view, jangan kebablasan. Semoga Allah swt memberikan kemuliaan bagi kita semua," tulis Kang Dedi dikutip Suara Denpasar Kamis (6/10/2022).
Dilihat Suara Denpasar, video tersebut berdurasi 3 menit 42 detik. Dalam video berisi slide foto Kang Dedi itu menarasikan profil dari menit awal hingga menit 1 dan 49 detik.
Kemudian setelahnya menarasikan meninggalnya ayah Kang Dedi Mulyadi yaitu H. Sahlin Ahmad Suryana yang meninggal dunia pada Selasa 22 Februari 2022.
Sementara seluruh isi video tak menarasikan sama sekali apa maksud dari judul karena diracun.
Video tersebut kini banyak mendapat kecaman dari warganet yang melihatnya.
"Cari uang gini bangeet Ini idolaku bikin kageet ajaa semoga Pak Dedi panjang umur dan selalu sehat," tulis warganet di kolom komentar video.
Baca Juga: Kena Batunya, Baim Wong dan Paula Hadapi 2 Laporan Kasus Prank KDRT, Jumat Besok Diperiksa
"Membuat istri ku sempat menangis sebelum ngerti berita ini. Istriku memang mengagumi beliau bahkan kamu semua joga. Salam dari Kalteng," tulis yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional
-
Oppo Pad 5 Pro Debut Pekan Depan, Bawa Chipset Terkencang Qualcomm dan RAM 16 GB
-
Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
5 Tablet untuk Multitasking Paling Murah April 2026: Bisa Pakai Keyboard, Mulai Rp1 Jutaan!
-
Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?
-
7 Parfum Pria Aroma Woody, Wangi Maskulin Mewah dan Tahan Lama!
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
LG Lirik Kebiasaan Orang Indonesia, Andalkan Teknologi AI SenseClean