Mengingat, banyak kontraktor luar yang berani memasang penawaran lebih dari 30 persen dan tidak masuk akal.
Kontraktor macam ini bisa tidak diloloskan dalam tender dengan pertimbangan kualitas proyek yang dipertanyakan.
"Kontraktor luar berani perusahaannya di black list dan tidak mengerjakan proyek meski memenangkan tender daripada perusahaannya rugi. Kerugian biasanya terjadi karena penawaran yang terlalu rendah dan tidak paham medan Bali," ingatnya dia lagi. "Saya juga protes ke Jokowi terkait PP ini," tukasnya.
Sebab, PP ini memang akan membuat kontraktor lokal yang tentu dalam segi SDM dan peralatan tidak bisa dibandingkan dengan kontraktor kelas kakap yang biasanya berpusat di Jakarta.
Kembali ke soal proyek PKB di Klungkung yang dalam tender terbaru membutuhkan seribu kubik material dan pengerjaan dalam waktu dua bulan.
Perlu dipikirkan soal sumber penyediaan material adakah dari Bali atau luar Bali. Mengingat ini akan berpengaruh pada penawaran yang dilakukan peserta tender. "Kalau ada pemborong menawar jatuh di bawah 30 persen.
Meski dalam PP diperbolehkan, tapi ini harus kaji oleh tim Pokja. Patut dipertanyakan, darimana keuntungan mereka dengan penawaran yang rendah. Jangan-jangan kualitas yang dikurangi?," ingatnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah