/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:55 WIB
Cuitan Sujud Massal Polresta Malang Hilang, Padahal Tuai Simpati Publik (ist)

Suara Denpasar - Cuitan sujud massal yang diunggah Polresta Malang telah hilang. Padahal, cuitan tersebut menuai pujian dari warganet karena sudah meminta maaf kepada Aremania dan Aremanita terkait Tragedi Kanjuruhan Malang. 

Dilihat Suara Denpasar, cuitan tersebut sudah tidak ada di akun twitter resmi Polresta Malang, @polrestamakota. 

Cuitan terbaru yang masih ada di akun tersebut adalah tips menghindari banjir dan ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Meski demikian, tangkapan layar terkait cuitan tersebut sudah banyak disebarkan oleh warganet. 

Sebelumnya, puluhan bahkan lebih anggota polisi dari Polresta Malang bersujud dan meminta maaf kepada Aremania. Dipimpim Kapolresta  Kombes Pol Budi Hermanto, mereka memohon maaf kepada para Aremania dan Aremanita terkait Tragedi Kajuruhan yang menimbulkan 131 korban jiwa pada 1 Oktober 2022.

"Mohon ampun kami kepada-Mu ya Rabb atas peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober silam," tulis pihak Polresta Malang Kota melalui akun Twitternya pada Senin (10/10/2022).

"Tak lupa permohonan maaf juga kami haturkan kepada korban dan keluarganya beserta Aremania Aremanita. Kabulkan doa kami, ya Rabb," tulis keterangan Polresta Malang.

Sekedar diketahui, wilayah Tragedi Kanjuruhan berada dalam wilayah Polres Kabupaten Malang. Sementara permintaan maaf tersebut diunggah oleh akun Polres Kota Malang. 

Akan tetapi, cuitan tersebut kini sudah hilang. Bayak yang bertanya apakah cuitan itu sengaja dihapus atau mengalami peretasan.

Baca Juga: Gerombolan Wartawan Bodrex Keliling Kampung, Cari dan Peras Kepala Desa

Load More