Suara Denpasar - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) disorot habis penggiat media sosial Nicho Silalahi.
Dia heran dengan Kak Seto yang tidak cepat dan tanggap atas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menyebabkan 33 anak tewas.
Hal beda ketika kasus yang membelit Irjen Ferdy Sambo. Kak Seto wara-wiri membela anak dan istri mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Setali tiga uang dengan Komnas Perlindungan Anak. "Kenapa Komnas Perlindungan Anak diam atas tragedi pembantaian ratusan orang termasuk anak?2; di Kanjuruhan? Kemana Kak Seto dan Aris Merdeka Sirait dan Apa Statemen Mereka Atas Banyaknya Anak?2; Yang Dibantai Di Kanjuruhan?” kata ," twitt Nicho Silalahi dikutip denpasar.suara.com dari @Nicho_Silalahi.
Sementara itu setelah ramai di Twitter kritikan yang disampaikan Nicho Silalahi. Kak Seto mengaku sudah mengunjungi korban tragedi mengerikan dalam dunia sepakbola Indonesia tersebut.
"Sudah mulai tenang kembali, senyumnya sudah mulai mengembang. Penanganan yang sangat profesional,” kata Kak Seto, Senin (10/10/2022) dikutip dari Kompas Tv. “Sudah mulai tenang kembali, senyumnya sudah mulai mengembang. Penanganan yang sangat profesional,” imbuhnya.
Kak Seto juga menyarankan ke depan, stadion sepakbola harusnya disediakan sarana dan prasarana yang ramah untuk anak-anak.
“Mohon sarana prasarana mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Karena sepak bola adalah acara keluarga juga,” pungkasnya sembari mengingatkan semua pihak dalam setiap kejadian atau pun bencana. Yang pertama diselamatkan adalah anak-anak dan perempuan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan