Suara Denpasar - Perjalanan hidup Nikey Sutandi, 19, membuat Dedi Mulyadi terpikat untuk mengangkat anak pemuda satu ini.
Awal mula bertemu, mantan bupati Purwakarta dua periode itu malah berkaca-kaca dan hampir menangis ketika melihat Nikey makan bakso.
Lho? Awal pertemuan ini ketika Kang Dedi melihat Nikey dan ayahnya yang bernama Sutandi mencari rongsokan di sekitar Purwakarta.
Di mana, Nikey menarik gerobak dan Sutandi mendorong dari belakang. Begitu berat perjuangan bapak dan anak ini untuk mencari nafkah.
Kang Dedi menyapa keduanya dan langsung disahut Sutandi. "Waktu itu pernah ketemu sama bapak. Kan ini Nikey disunatin sama bapak," katanya yang membuat Kang Dedi bengong.
"Waktu jadi wakil bupati," imbuh dia yang akhirnya membuat Kang Dedi mengerti.
Dalam sehari, keduanya hanya mendapat Rp 20 ribu untuk keperluan sehari-hari. Tapi, lebih sering langsung dibagi dua. Nikey Rp 10 ribu, begitu juga bagian yang sama diterima sang ayah.
Kepada Kang Dedi karena penghasilannya terbilang kecil, Nikey yang masih bersekolah di SMAN 1 Cibatu, Purwakarta, jarang berbelanja.
Selain itu Nikey juga diketahui sudah ditinggal pergi oleh ibunya sejak usianya 1,5 tahun. Demikian, dia tidak patah arang dan terus berjuang bersama sang ayah.
Baca Juga: Berang! Pengacara Kondang dan Pemimpin Partai Laporkan Denise Chariesta ke Polisi, Ini Masalahnya
Kesehariannya, setelah pulang sekolah akan menarik gerobak rongsokan. Semangat dan kerja keras Nikey dipuji Kang Dedi yang kemudian mengajak keduanya makan bakso.
"Saya tidak makan, ngurangin makan. Tadi sudah makan daging," begitu kata Kang Dedi dalam kanal youtubenya.
Sambil melihat Nikey makan, mata Kang Dedi terlihat berkaca-kaca. Dia menilai sangat jarang ada anak muda yang begitu tabah dan gigih dalam berjuang.
Nikey yang tinggal bersama ayahnya di Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, sejak usia setahun tidak bertemu ibunya. Tapi, semangat dan senyum selalu ada di wajahnya.
Makin membuat Kang Dedi kepincut dengan bocah ini adalah semangatnya untuk menabung. Di mana Nikey menyisihkan Rp 5 ribu setiap hari dari hasil rongsokan untuk menabung.
"Hidup penuh keprihatinan, tapi tidak membuat dia frutasi, putus asa," kata Kang Dedi menahan tangis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Novel "Nyala yang Tak Pernah Padam": Saat Luka Tidak Membuatmu Menyerah
-
Apa Itu Makeup Wudhu Friendly? Pahami Maknanya agar Ibadah Tetap Sah
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Geger Warga Lawan Narkoba, usai Rohil Kini Rumah Bandar Sabu di Rohul Dibakar
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
-
Urutan Sheet Mask dalam Skincare Malam, Sebelum atau Sesudah Moisturizer?