Suara Denpasar - Kantor Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terlihat berbeda.
Pager putih tertutup menjadi sekat dan hanya bisa diakses oleh karyawan maupun hakim PN tersebut.
Sedangkan masyarakat sipil harus melalui pintu lain.
Bukan hanya itu, kini di beberapa ruang sidang di PN Denpasar juga dipasang gorden.
Kasak-kusuk beredar hal tersebut untuk memuluskan sidang tikus?
Jubir Pengadilan Negeri Denpasar Gede Putra Astawa meluruskan semua tudingan tersebut.
"Pertama soal pagar keliling itu karena gedung kita ini prototipe lama.
Tidak seperti PN Gianyar yang baru. Di sana (PN Gianyar) ada sterilisasi mana bagian ruangan yang steril dan area publik.
Sedangkan di sini (PN Denpasar) tidak ada," paparnya menjawab pertanyaan denpasar.suara.com, Selasa 11 Oktober 2022.
Jika membangun gedung baru tentu akan sulit dalam penganggaran, sehingga disiasati dengan membangun pagar pemisah.
Baca Juga: Aura Kasih Ingin Kawin Lagi, Seleranya Nggak Harus Kaya! Apa Dong?
Pembagian ruang publik dan area steril tersebut menjadi salah satu bagian penilaian WBK atau Wilayah Bebas Korupsi.
Dan juga merupakan arahan dari Kemnkumham dan Bawas. "Kalau pengunjung ke kantin bisa menggunakan akses lagi satu," sebutnya.
Kedua mengenai korden itu lebih untuk estetika dan bukan untuk menutupi sidang. Yang terpasang bukan gorden namun pitras.
"Bertujuan juga untuk mengurangi pantulan cahaya dari spion mobil saat siang hari yang mengganggu pandangan hakim saat memimpin sidang," ujarnya.
Untuk sidang terbuka, di PN Denpasar tetap bisa dilihat publik.
"Yang ada pitras ruang Candra dan Kartika ujung kanan dan kiri karena sinar langsung kalau siang masuk juga ke dalam (ruang sidang)," jelas dia.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?