Suara Denpasar – Penangkapan bandar judi Apin BK di Malaysia membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertindak tegas. Dia memerintahkan Bareskrim Polri memeriksa Apin BK, sebelum diserahkan ke Polda Sumatera Utara.
Apalagi, nama Apin BK masuk dalam diagram Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo yang sempat beredar di media sosial dan ditanyakan Komisi III DPR RI dalam rapat dengan Kapolri pada 24 Agustus 2022 lalu.
Dalam keterangan persnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami jaringan judi online di Indonesia setelah penangkapan bandar judi online kelas atas Apin BK.
"Tentunya setelah ini, saya minta Pak Kabareskrim (Komjen Agus Andrianto) dan tim untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan jaringan dari Apin BK," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, Jumat (14/10/2022) malam.
Jenderal Listyo Sigit pun menegaskan Apin BK akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Bareskrim Polri. Meski Apin BK sebelumnya ditangkap terkait pengusutan kasus judi online yang berpusat di Sumatera Utara dan ditangani Polda Sumut.
"Apin BK saat ini kita periksa dulu di Bareskrim, setelah nanti kita anggap cukup, tentunya saya perintahkan Pak Kapolda Sumut untuk menindaklanjuti," jelas dia.
Listyo Sigit menambahkan, penangkapan bandar kelas kakap Apin BK merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam memberantas judi online.
"Sebagaimana komitmen kami beberapa waktu lalu bahwa kita akan melakukan tindakan tegas terhadap judi online," jelas dia.
Sebelumnya, Jenderal Listyo Sigit menjelaskan bahwa selain Apin BK, masih ada sejumlah buronan yang diburu polisi dalam perkara judi online.
Baca Juga: Mengejutkan, Aset Bandar Judi Apin BK Disita, Namanya Ada di Diagram, Berarti Konsorsium 303 Nyata?
"Ada beberapa orang yang saat ini masih kita buru dan kami mohon doanya agar buronan-buronan ini segera bisa kita ambil dan kita bawa kembali ke Tanah Air. Ini sebagai komitmen kita untuk tindak tegas masalah judi online," papar dia.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya sempat ramai adanya diagram Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo. Dalam diagram itu terlihat adanya jaringan judi yang melibatkan para bandar judi, crazy rich atau sejumlah orang kaya yang doyan flexing atau pamer harta, dan para perwira tinggi hingga menengah di Polri.
Sedikitnya adalah 13 nama anggota Polri, terutama dari kelas AKBP, Kombes, Brigjen dan Irjen yang disebut pada diagram sebagai aparat yang menjadi backing. Di antaranya adalah Ferdy Sambo dan beberapa Kapolda. Juga ada beberapa nama yang diduga sebagai bandar judi online di sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya Apin BK yang berpusat di Sumatera utara. (PMJNews)
Berita Terkait
-
Resmi, Ini Hasil Investigasi Mabes Polri soal Konsorsium 303, Semua Dibantah
-
Polri Klaim Konsorsium 303 Tidak Ada, Padahal Ada Bandar Judi di Diagram yang Terbukti
-
Mengejutkan, Aset Bandar Judi Apin BK Disita, Namanya Ada di Diagram, Berarti Konsorsium 303 Nyata?
-
Perintah Kapolri soal Konsorsium Judi yang Ada Nama Ferdy Sambo, Usut Ke Atas dan Cekal Anggota Polri
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama