Suara Denpasar – Sosok Kang Dedi Mulyadi sudah banyak tahu. Namun, bagaimana Kang Dedi di mata kawannya? Om Zein, salah satu kawannya saat masih jadi mahasiswa sekaligus dan aktivis HMI Cabang Purwakarta bertutur tentang sosok bapak tiga anak itu.
Sebagaimana diketahui, nama Dedi Mulyadi akhir-akhir ramai karena digugat cerai sang istri, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Namun, selain masalah rumah tangganya, Kang Dedi Mulyadi juga dikenal karena dia pejabat publik yang saat ini menjadi wakil ketua Komisi IV DPR RI.
Kang Dedi juga pernah menjadi Bupati Puwakarta dua periode (2008-2013 dan 2013-2018). Dia juga pernah menjadi Ketua Komisi E DPRD Purwakarta periode 1999-2004, namun sebelum jabatan sebagai anggota DPRD berakhir, dia menjadi wakil bupati Purwakarta periode 2003-2008.
Jauh sebelum dia jadi pejabat penyelenggara negara, dia hanyalah pemuda biasa. Salah satunya dia adalah mahasiswa juruasan Hukum di STH Purnawarman, Purwakarta dari 1995-1999.
Ketika menjadi mahasiswa itu lah dia bersama teman-temannya membangun HMI Cabang Purwakarta dari tahapan HMI Cabang Persiapan Purwakarta yang mewilayahi Kabupaten Purwakarta dan Subang kala itu. Di HMI itu lah menempa diri menjadi aktivis mahasiswa yang memiliki wawasan kemahasiswaan, keindonesiaan, dan keislaman.
Sepenggal kisah Dedi Mulyadi saat menjadi aktivis HMI pun diceritakan kawannya, Saepul Akbar alias Binzein alias Om Zein yang pernah menjabat sebagai sekretaris umum (Sekum) HMI Cabang Purwakarta. Hal itu dia ceritakan kepada Maulana Akbar Ahmad Habibi alias Maula Akbar, anak pertama Kang Dedi Mulyadi.
Om Zein pun mengatakan, dia dipertemukan dengan Dedi Mulyadi karena HMI. Saat itu, Dedi Mulyadi menjadi ketua HMI Cabang Persiapan Purwakarta. Masalahnya, Purwakarta tidak memiliki banyak kampus, sehingga saat itu Kang Dedi merekrut mahasiswa dari Kabupaten Subang.
Sekadar diketahui, di HMI ada syarat sebuah cabang persiapan untuk menjadi cabang penuh. Salah satunya memiliki jumlah minimal komisariat. Komisariat kota, kampus, atau berdasarkan fakultas. Sedangkan komisariat juga ada syaratnya, di antaranya minimal jumlah anggota.
Nah, Om Zein pun yang kuliah di Subang akhirnya direkrut untuk menjadi anggota HMI Cabang Purwakarta. Dia mengikuti Latihan Kader I (LK I). Setelah masuk LK I. Om Zein pun sempat menjadi Sekretaris HMI Cabang Purwakarta.
“HMI itu kawah candradimuka,” kata Om Zein dalam Youtube Maula Akbar dikutip Suara Denpasar, Sabtu (22/10/2022).
Om Zein menilai, Kang Dedi sebagai orang yang cerdas. Berpikirnya kerap melampaui kawan-kawannya.
“Ada loncatan-loncatan. Kita baru sejengkal, dia sudah 5 sampai 10 jengkal,” terangnya.
Saat masih menjadi mahasiswa, dia melihat Kang Dedi memiliki keberanian yang luar biasa. Sebagai contoh, ketika menjadi mahasiswa yang belum berpenghasilan tetap, bahkan untuk makan saja masih kekurangan, namun Kang Dedi malah sudah memiliki puluhan anak yatim yang disantuni.
“Itu butuh keberanian yang cukup. Dia nekat aja,” terangnya.
Dia teringat, Kang Dedi pernah berucap bahwa kuncinya yakin kalau kita berbuat baik pada orang banyak maka banyak orang yang akan memikirkan ke kita, dan berbuat baik ke kita. (bersambung)
Berita Terkait
-
Jawab Kritikan, Bupati Ambu Anne Sebut 300 Rumah Tak Layak Huni di Purwakarta Dibantu Perbaikan
-
Pantas Mantap Gugat Cerai, Ambu Anne Ternyata Sudah Ngempet 6 Tahun Hadapi Dedi Mulyadi, Alasannya Karena Orang Ini
-
Unggahan Kang Dedi Mulyadi Detik-Detik Putusan Pengadilan Bikin Warganet Meleleh, Pelukan Hangat Sosok Ini Tak Tergantikan
-
Putusan Perceraian Semakin Dekat, Kang Dedi Mulyadi Selalu Ingin Bersama Sosok Ini
-
Hasrat Ambu Anne Bercerai Belum Surut, Kang Dedi Putar Lagu Galau Lagi: 'Aku Tidak Sepadan Denganmu'
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist