Suara Denpasar - Mantan vocalis ST12 yang kini menjadi Vocalis Setia Band, Charly Van Houten bercerita tentang masa kejayaan awal Ia dikenal oleh publik. Saat dia mengawali karir dengan membangun ST 12, Ia merasa perjuangan begitu berat karena saat itu sudah ada Peterpan yang disebutnya sebagai band yang membawakan musik ringan.
Hal itu diceritakan saat bertemu Gofar Hilman dalam sebuah Podcast dan dibagikan melalui short youtube di Channel Sekutama. Artis kelahiran Kota Cirebon ini menyebut Peterpan begitu booming kala itu dengan lagu Mimpi yang Sempurna di tahun 2000an. Ia pun harus berpikir untuk setidaknya dapat dikenal publik.
"Aku berpikir, kalau gua harus bawaain british, pada saat itu sudah ada Peterpan. Peterpan booming disaat, ya boomingnya dengan britishnya, dengan musik ringan, kayak gitulah. Gua harus bikin yang beda ini, yang belum ada," kata Charly.
Tidak mudah tentunya mencari ciri khas. Apalagi, Charly menyebut perjuanganya begitu berat dan dianggap band kampungan. Namun setelah melewati dua rekaman dengan ciri khas melayu, mentalnya mulai terlatih dan menikmati setiap karya yang dihasilkannya.
"Aku ngerubah bener-bener, aku gimana caranya mengemas vocal aku supaya bisa menjadi melayunya, melayu indonesia. Makanya ST12 itu sebenarnya mirip siapa-siapa nggak ada, ST12 ya aliran. Kayak QUEEN tuh jadi aliran gitu,"ujarnya.
Tak bisa disangkal, ST12, band yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada tahun 2004 sukses menyita perhatian pendengar musik tanah air. Grup band yang didirikan oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokalis), dan Iman Rush (gitaris) ini pun mampu menelurkan sejumlah Album, meski dilewati dengan bergantinya sejumlah personilnya, termasuk Charly. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Drama The Devil Judge, Topeng Keadilan di Tengah Konspirasi Elite Politik
-
Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
-
Estetika Prosa Liris dan Hegemoni Masa Lalu dalam Kumpulan Prosa Madre
-
Ulasan Novel Special Order, Menyeduh Asmara di Antara Kepulan Asap Restoran
-
Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 103 Orang, Mayoritas Lansia dan Perempuan
-
Karhutla di Riau Berulang, WALHI Singgung Penegakan Hukum ke Korporasi Lemah
-
6 HP Midrange dengan Slot microSD Eksternal, Bisa Tambah Memori hingga 2TB
-
Prabowo Sanjung Menteri yang Libur Tetap Kerja: Tak Sanggup Minggir, Banyak yang Ingin Gantikan
-
Walhi Kritik Menhut Raja Juli ke Kalteng: Jangan Cuma Gimmick Semprot Api, Mana Solusinya?