/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:30 WIB
Mantan vocalis ST12 yang kini menjadi vocalis Setia Band, Charly Van Houten. ((Instagram))

Suara Denpasar - Mantan vocalis ST12 yang kini menjadi Vocalis Setia Band, Charly Van Houten bercerita tentang masa kejayaan awal Ia dikenal oleh publik. Saat dia mengawali karir dengan membangun ST 12, Ia merasa perjuangan begitu berat karena saat itu sudah ada Peterpan yang disebutnya sebagai band yang membawakan musik ringan.

Hal itu diceritakan saat bertemu Gofar Hilman dalam sebuah Podcast dan dibagikan melalui short youtube di Channel Sekutama. Artis kelahiran Kota Cirebon ini menyebut Peterpan begitu booming kala itu dengan lagu Mimpi yang Sempurna di tahun 2000an. Ia pun harus berpikir untuk setidaknya dapat dikenal publik.

"Aku berpikir, kalau gua harus bawaain british, pada saat itu sudah ada Peterpan. Peterpan booming disaat, ya  boomingnya dengan britishnya, dengan musik ringan, kayak gitulah. Gua harus bikin yang beda ini, yang belum ada," kata Charly.

Tidak mudah tentunya mencari ciri khas. Apalagi, Charly menyebut perjuanganya begitu berat dan dianggap band kampungan. Namun setelah melewati dua rekaman dengan ciri khas melayu, mentalnya mulai terlatih dan menikmati setiap karya yang dihasilkannya.

"Aku ngerubah bener-bener, aku gimana caranya mengemas vocal aku supaya bisa menjadi melayunya, melayu indonesia. Makanya ST12 itu sebenarnya mirip siapa-siapa nggak ada, ST12 ya aliran. Kayak QUEEN tuh jadi aliran gitu,"ujarnya.

Tak bisa disangkal, ST12, band yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada tahun 2004 sukses menyita perhatian pendengar musik tanah air. Grup band yang didirikan oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokalis), dan Iman Rush (gitaris) ini pun mampu menelurkan sejumlah Album, meski dilewati dengan bergantinya sejumlah personilnya, termasuk Charly. (*)

Load More