Suara Denpasar - Anne Ratna Mustika, Bupati Purwakarta sejatinya dulu diploting untuk menjadi penerus masa kejayaan suaminya yakni Dedi Mulyadi.
Namun ketika rumah tangga keduanya kini masuk meja persidangan di Pengadilan Agama Purwakarta, Ambu Anne sekarang justru menjadi 'sasaran tembak' Kang Dedi.
Salah satu kritik pedas diucapkan langsung oleh Dedi Mulyadi tentang pengelolaan sampah yang buruk di lokasi mirip pasar di Kabupaten Purwakarta.
Sebab, Dedi Mulyadi menilai bahwa selama ia menjabat sebagai Bupati Purwakarta 2 peridoe, tidak pernah muncul permasalahan hingga seperti ini.
"Maksud hati ingin makan bakso enak. Namun apa daya karena mencium bau sampah, malah jadi enek," kata Dedi Mulyadi dilansir dari instagramnya @dedimulyadi71, Jumat (28/10/2022).
Apa yang diucapkan Dedi Mulyadi ini juga tertulis dalam keterangan unggahan videonya yang berbincang dengan warga sekitar.
Mereka resah karena ada banyak tumpukan sampah di tanah lapang yang tidak segera diangkut hingga menuai bau menyengat.
Warga juga mengaku sudah mengadu kepada pemerintah, namun tidak digubris hingga Rabu (26/10/2022) malam.
"Ini sudah kayak lautan sampah. Ini lebih banyak dibanding dulu," terang Dedi Mulyadi sambal menutup hidungnya.
Ia pun membandingkan rutinitas pengangkutan sampah menggunakan truk di masanya dengan ketika Purwakarta dijabat sang istri yang menggugatnya cerai.
"Kalau dulu saya sekitar 30 truk. Ini perkiraan saya 50 truk," sebut anggota DPR RI dari fraksi Golkar ini.
Hasil dari perbincangan dengan warga sekitar, sampah tersebut sudah 3 hari hari tidak diangkut dan berdampak pada pelaku usaha.
"Baru tiga hari tidak terangkut saja segini," cetus Dedi Mulyadi.
Seorang pemilik toko di sekitar curhat bahwa pendapatannya turun drastis akibat bau yang ditimbulkan membuat pelanggan tak sudi datang.
"Toko keganggu semua. Omset turun drastis," tutur seorang pemilik toko.
Berita Terkait
-
Ngebet Cerai dari Dedi Mulyadi, Ambu Anne Putuskan Ganti Nama Panggilan: Jangan Panggil Ambu Tapi Neng Anne!
-
Anne Ratna Tak Mau Dipanggil Ambu Lagi, Diganti Jadi Panggilan Ini, Imbas Ngebet Cerai dari Dedi Mulyadi?
-
Digugat Cerai Ambu Anne, Dedi Mulyadi Bingung Salah Apa, Gak Kemana-mana, Sama Siapa
-
Detik-detik Ambu Anne Tampak Tak Acuh saat Kang Dedi Mulyadi Menyodorkan Tangannya untuk Salaman
-
Kapan Sidang Perceraian Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Digelar Lagi? Ini Jadwal dan Agendanya di PA Purwakarta
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan