Suara Denpasar - Jeka Saragih petarung mix martial arts (MMA) asal Indonesia yang sementara ikut program Road to UFC sedang dalam perbincangan dunia olah raga. Pasalnya sejak kembali dari pertandingan Road to UFC melawan Ki Won-bin, Jeka diundang ke beberapa podcast.
Kali ini Jeka Saragih diundang ke podcast Deddy Corbuzier. Lewat podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Jeka mengaku pernah menantang warga satu kampung yang mengejarnya menggunakan parang. Saat itu dia kelas 2 SMA. Mungkin usianya sekitar 16 atau 17 tahun. Mendengar pengakuan itu sontak membuat Daddy Corbuzier kaget.
Deddy pun kemudian bertanya untuk meyakinkan pengakuan Jeka tersebut. "Hah satu kampung ngejar lu pakai parang dan lu gak lari?," tanya Deddy.
"Iya betul, bisa ditanya, ada tempatnya," jawab Jeka.
"Lu emang mesti masuk UFC. Satu kampung ngejar lu dan lu masih hidup sampai sekarang," kata Deddy.
Jeka menjelaskan penyebab kejadian itu karena istri abangnya mendapat cat calling atau dikata-katai dengan ucapan tak senonoh oleh pemuda setempat.
"Itu gara-gara istri abang saya itu ada anak-anak muda di sana omong jorok sama dia, ya saya kejar ke rumah dia, saya pukulin di rumah dia, sampai lari ke warung ku pukulin," jelas Jeka.
Jeka Saragih melanjutkan bahwa setelah memukul pemuda yang berkata jorok terhadap istri abangnya tersebut, saat akan pulang ke rumah dia didatangi warga satu kampung bawa parang.
"Saya pulang, rupanya datang. Saya mau pulang lewat kampung ini udah satu kampung itu bawa parang, bawa karung, bawa ini, saya gak lari, saya tantang balik," katanya.
Baca Juga: Hengkang Dari Partai NasDem, Komunitas Burung Hingga Supir Dorong Ni Luh Djelantik Maju ke DPD RI
Mendengar hal itu, Deddy Corbuzier pun terperangah seperti tak percaya.
"Lu goblok, ya," kata Deddy lantas tertawa, "masa lu lawan satu kampung bawa parang dan lu gak lari, mau jago gimana pun lu mati, Bos."
Saat itu, kata Jeka, dari massa itu terdengar teriakan "tangkap" dan "bunuh". Kemudian Jeka malah teriak menantang mereka yang teriak di belakang untuk maju melawannya.
Jeka Saragih pun menuturkan, saat itu massa meminta dia meminta maaf telah memukuli pemuda yang tak senonoh pada istri kakaknya. Namun, Jeka Saragih tetap teguh tak mau minta maaf karena merasa anak muda itu bersalah. Dia pun meminta pemuda itu dihadirkan, namun ternyata sudah disembunyikan.
Akhirnya ayahnya dan ayah mertua dari kakaknya yang meminta maaf. Namun, Jeka Saragih keukeuh tak mau meminta maaf.
"Ya saya nggak mau minta maaf. Masa sama cewek ngomongnya kasar kayak gitu," kata Jeka.
Begitu lah kerasnya pendirian Jeka Saragih, dari anak kampung yang kos di kota saat SMP, jadi bahan bully dari anak kampung di tempat dia kos, kemudian belajar wushu. Dari sana, dia akhirnya melawan kalau ada anak kampung tempatnya kos yang memalakinya.
Untuk diketahui Jeka Saragih berhasil lolos ke final usai mengalahkan petarung Korea Selatan Ki Won Bin dengan status KO pada ronde 1, Minggu, (23/10/2022) lalu.
Kemenangan itu yang telah mengantarkan Jeka ke "Road to UFC finals melawan wakil India Anshul Jubli. Road to UFC finals divisi Lightweight kemungkinan akan dilangsungkan di Korea Selatan pada Februari 2023, mendatang. (*/Aryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa