Suara Denpasar- Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil Kang Dedi menyinggung soal bagaimana hidup bahagia meskipun dengan kondisi sederhana. Dia juga menyinggung soal hidup yang berlimpah harta benda namun tidak bisa bahagia karena tidak bisa mensyukurinya.
Seperti diketahui saat ini Kang Dedi Mulyadi tengah menghadapi gugatan sidang perceraiannya dengan Anne Ratna yang menjabat Bupati Purwakarta.
Di tengah-tengah menghadapi sidang perceraiannya ini, Kang Dedi Mulyadi masih terus safari keliling desa. Dia menemui berbagai macam karakter dan pekerjaan, dari sopir angkot, tukang sol sepatu keliling hingga tukang bangunan.
Saat bertemu tukang bangunan ini dia menyampaikan jika si tukang ini bekerja seharian demi anak istri. Meski upah yang diterima hanya Rp130 ribu, namun karena mensyukurinya si tukang bangunan ini bisa bahagia bersama keluarga kecil mereka.
Dalam sebuah kesempatan Kang Dedi sepat menyatakan jika saat kondisi anak semua sehat, ditambah dengan sisi ekonomi tak kekurangan, justru dia digugat cerai oleh Anne Ratna.
"Hidup ini bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga buat orang lain, hidup harus disyukuri seperti tukang ini yang dibayar Rp130 ribu sehari, tapi disyukuri," kata Dedi Mulyadi memberikan kehidupan tukang bangunan dikutip pada Minggu (29/10).
Namun dengan pendapatan yang pas-pasan itu tetap membuat mereka hidup bahagia. Kuncinya, kata Kang Dedi, adalah mensyukuri apa yang sudah didapatkan.
"Mereka kerja untuk anak istri dengan pendapatn mungkin Rp130 ribu perhari, tapi menjadi sesuatu yang bermakna bagi mereka, karena disyukuri, tapi puluhan miliar tidak akan bermakna kalau tidak disukuri, hidup bahagia kalau mensyukuri apa yang didapat, hidup itu akan tidak berkah kalau tidak disyukuri, yang ada kegelisahan," ulasnya panjang lebar.
Saat ini Kang Dedi tengah disibukkan dengan berbagai kunjungan kerja selaku anggota DPR RI. Selain itu aktivitas lainnya adalah bersama Nyi Hyang Sukma, si anak nomor tiga yang juga kadang sering dijemut oleh Kang Dedi.
Baca Juga: Pamela Safitri Komentari Pose Maria Vania di Kolam Renang, Netizen: Sebesar Harapan Bunda
Meski tidak tahu-menahu alasan dirinya digugat cerai Anne Ratna, namun dirinya berusaha untuk tetap tegar dalam menjalani hidup ini. ***
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Ulurkan Tangan Lebih Dulu ke Anne Ratna, 'Meski yang Diulurkan Berat Hati'
-
Jadi Saksi Kesabaran Ambu Anne Selama 6 Tahun, Sosok Ini Bocorkan Alasan Dedi Mulyadi Digugat Cerai
-
Warning Bupati Purwakarta Anne Ratna untuk Tekan Alih Fungsi Sawah Jadi Perumahan, Perhatian untuk Pengembang
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Komitmen Dukung ASRI, BRI Bersih-bersih di Pantai Kedonganan Bali
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
BRI Peduli Dorong Aksi Bersih Pantai Kedonganan Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
CSR BRI Peduli Wujudkan Bersih-Bersih Pantai di Bali untuk Lingkungan Berkelanjutan
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
Daihatsu Umumkan Ratusan Pemenang DAIFEST 2025 di IIMS 2026"
-
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, BRI Gelar CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Terbongkar! Kemenkes Tegas Soal Pasien BPJS PBI Dinonaktifkan: Rumah Sakit Wajib Tetap Tangani
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan