Suara Denpasar – Cerita-cerita kehidupan Kang Dedi Mulyadi mulai terkuak di publik. Bahkan soal ibu dari anak sulung Dedi Mulyadi yang bernama Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar yang kini masih bersekolah di Universitas Padjadjaran Bandung mulai dibuka.
Melalui unggahan kanal Youtube Kang Dedi Mulyani Jumat (4/11/2022) yang menemui anak sulungnya Maula Akbar atau akrap disapa Aa Ula.
Dedi membagikan kembali cerita buah hatinya. Maula Akbar selama kuliah di Universitas Padjadjaran Bandung tidak pernah atau jarang meminta uang untuk biaya kuliah.
“Nggak pernah, jarang, paling setahun tiga kali saya kasih. Sekali kasih Rp6 juta, setahun total sekitar Rp18 juta. Itu kuliah di Universtias Padjadjaran Bandung. Dia nggak pernah uang BBM, uang tol. Itu ciri khas Aa ula,” cerita Dedi yang bertemu buah hatinya.
Bagi Dedi apa yang anaknya dan mengajar tentang kehidupan kepada Maula Akbar sebagai bekal utama hidupnya kelak. Meski ayahnya sejak dia lahir adalah seorang pejabat dan besar dari lingkungan faslitas Dinas. Namun tidak bergaya sebagai anak seorang pejabat.
“SD, SMP sampai SMA naik sepeda. Baru kuliah naik mobil Toyota Avanza.. itupun kredit dengan cicilan Rp 3,5 juta per bulan,” ucap Dedi.
Maula Akbar harus berproses hidupnya, tidak boleh ujuk-ujuk langsung menikmati hasil. Nanti hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
“Saya ajarin dia sebagai rakyat biasa, tidak boleh menempel fasilitas hidup terlalu banyak,” pinta Dedi kepada anaknya.
Dedi pun mengaku kerap kali saat Maula Akbar masih kecil sering kali memarahinya. Selalu dirinya metegur dengan keras. Sehingga rasa traumatic itu masih melekat.
Baca Juga: Di Hadapan Kang Dedi dan Ambu Anne, Gus Miftah Bicara Lelaki Hebat Bukan Mencintai Banyak Wanita
Tak hanya itu Dedi juga menyebut dirinya sering memberikan tekanan, namun itu bukan sebagai anak melainkan sebagai kader untuk bisa menyelesaikan berbagai masalah sendiri.
Tekanan-tekanan memang pola pendidikan militer, maklum keluarganya dari keturunan militer. Meski demikian rasa traumatik pada anak sulungnya itu perlahan mulai hilang dilewati dan memahami apa yang ayahnya lakukan.
“Saya buat Aa Ula sedikit tegas, bisa melewati daya tekan itu hingga sekarang,” ucap Dedi.
Dedi yang bertemu dengan buah hatinya Maula Akbar kembali membuka sebuah cerita yang tidak pernah diketahui anaknya dan peristiwa itu bertahun-tahun Dedi Mulyadi simpan. Karena kejadian itu menyangkut tentang sosok Maula Akbar.
“Saya ingin cerita pada A Ula,” kata Dedi.
Aa ula itu lahir 4 November 1999, kala itu dirinya masih menjadi anggota DPRD Purwakarta Ketua Komisi E.
Pada tahun 1999, Dedi menempati rumah kontrakan. Saat itu A aula masih dalam kandung dari seorang ibu.
“Ibu Aa Ula bertemu ayah saat kuliah dan bersama menjadi aktivitis HMI. Saya saat itu masih jadi ketum cabang HMI Purwakarta,” cerita Kang Dedi.
Dalam proses kehamilan Aa Ula, ibu diserang penyakit kanker rahim. Ketika selesai dilantik sebagai anggoat DPRD Aa Ula lahir di Rumah Sakit Bungsu, lahir operasi caecar, karena di rahim ibu ada kanker dengan bobot 4 kilogram.
“Ibu meninggal saat Aa Ula berusia tiga bulan. Hal ini tidak pernah saya cerita kepada kamu nak, bahkan kamu tidak pernah bertanya nak,” ungkap Dedi sambil meneteskan air mata. (*)
Berita Terkait
-
Sambil Berurai Air Mata Kang Dedi Mulyadi Ungkap Istri Pertamanya, Ibu dari Maula Akbar, Bukan Ambu Anne
-
Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Kang Dedi Mulyadi Buka-bukaan Kisah Sang Anak, Hidup Sendirian Sejak SMP, Sempat Lama Frustrasi Karena Hal Ini
-
Dedi Mulyadi Curhat Sambil Meneteskan Air Mata, Ungkap Masa Kecilnya Berawal dari Keluarga Sederhana: Sejak Kelas 1 SD Saya Sudah...
-
Kalimat Menyentuh Kang Dedi, Peluk Erat Sang Anak Dengan Isak Tangis; Sabar Pak Haji
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama