Suara Denpasar – Anak sulung anggota DPR RI Dedi Mulyadi, Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar akhirnya muncul dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel. Kang Dedi mengungkap siapa sebetulnya ibu dari Maula Akbar. Dia juga membeberkan arti nama anak pertamanya, yang ternyata bukan anak dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, istri Kang Dedi Mulyadi saat ini.
Kang Dedi Mulyadi dalam tayangan “Sambil Rebus Mie Kang Dedi Ceritakan Kisah Hidup A Ula-Tak Kuasa Tahan Tangis, terungkap bahwa Maula Akbar lahir pada 4 November 1999 di RS Bungsu Bandung. Ibunya adalah Sri Mulyawati. Aktivis HMI Cabang Purwakarta. Saat itu, Kang Dedi Mulyadi adalah ketua umum HMI Cabang Purwakarta.
Istri pertama Kang Dedi Mulyadi meninggal dunia 3 bulan setelah melahirkan Maula Akbar. Sri Mulyawati meninggal karena menderita kanker rahim yang sudah sebesar 4 kilogram.
Dalam tayangan itu, Kang Dedi berada di rumahnya. Saat itu hari masih pagi, namun sudah turun hujan. Pada hari itu, dia tak sendiri, melainkan kedatang anak sulungnya, Maula Akbar yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.
"Kalau nama panjangnya siapa," tanya Kang Dedi kepada Maula Akbar yang duduk menghadap meja makan yang jadi satu kesatuan dengan dapur.
Maula Akbar pun menyebutkan, nama panjanganya Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar. Panggilannya Maula atau A Ula. Nama yang disematkan Kang Dedi kepada anak bungsunya ini memiliki arti dan sejarah.
Dia menjelaskan satu per satu dari nama Maula Akbar. Dia menjelaskan, pertama, Ahmad berasal dari nama lain dari Nabi Muhammad SAW.
“Kebetulan Ahmad juga nama kakeknya, Salim Ahmad Suryana,” jelas Kang Dedi dalam video yang tayang Jumat (5/11/2022).
Habibi diambilkan dari nama Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. Kang Dedi mengaku ingat betul bahwa laporan pertanggungjawaban Presiden BJ Habibie ditolak dalam sidang istimewa MPR. Dia menangis sosok Habibie adalah pemimpin yang ikhlas.
Baca Juga: Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi Sudah Piatu sejak Usia 3 Bulan karena Sang Ibu Meninggal
Selain itu, Habibie juga dianggap mampu mengatasi problem bangsa di tengah krisis multidimensi dengan tangan dinginnya. Salah satunya adalah mengatasi jatuhnya nilai mata uang rupiah terhadpa dolar AS. Waktu itu dolar AS mencapai Rp16 ribu, kemudian mampu diturunkan Habibie sampai jadi Rp6 ribu. Juga soal harga gabah yang meningkat, dan menguntungkan petani, hingga adanya program padat karya.
Jadi, bagi Kang Dedi, ketika laporan pertanggungjawabannya ditolak, itu sebuah musibah bagi dirinya sebagai pengagum Habibie yang memiliki kapasitas intelektual, emosional, dan spiritual mengendalikan dan memimpin bangsa ini.
“Maka saya meletakkan nama Habibi,” terang dia.
Selanjutnya, mengenai nama Bungsu, dia mengatakan artinya yang terakhir. Dia awal dan akhir. Namun dalam video selanjutnya, dia juga menyebutkan nama Bungsu ini juga diambil dari tempat Maula Akbar lahir, yakni RS Bungsu, Bandung.
"Kemudian Maula itu tanda-tanda kasih sayang. Sebuah panggilan-panggilan kesejukan, Ya Maula, Ya Maulana, panggilan terhadap kekasih," papar dia.
Sedangkan nama Akbar, Kang Dedi Mulyadi mengatakan bahwa dia adalah pengagum tokoh politik yang mampu menyelamatkan partai dari keterpurukan kemudian menjadi partai dengan paradigma baru di tengah gelombang Reformasi, yakni Golkar baru. Nama itu adalah diambil dari tokoh yang dia kagumi, Akbar Tandjung.
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Dedi Mulyadi 23 Tahun 'Sembunyikan' Sosok Ibu Kandung Maula Akbar, Ingin Sang Anak Rasakan Hal Ini
-
Anak Sulung Dedi Mulyadi Sempat Frustasi Tak Masuk Akpol, Kini Jadi Ketua DPD II Partai Golkar, Next Bupati Purwakarta?
-
Maula Akbar Merokok, Ditanya Alasan Malah Takut Sama Dedi Mulyadi? Bukan Karena Broken Home, Ternyata Gara-gara Ini!
-
Sedih, Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi Meninggal karena Kanker Rahim usai Lahirkan Maula Akbar
-
Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Honor MagicPad 4: Tablet Tipis Super Premium yang Siap Gantikan Laptop
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Area Rumah yang Harus Diperiksa Usai Mudik Lebaran Agar Tetap Aman dan Nyaman Dihuni
-
Narasi 'Not That Bad' Prabowo: Standar Kemajuan atau Jebakan Rasa Puas?
-
Dea Annisa Rela Tunda Nikah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Biayai Pendidikan Adik
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat