News / Metropolitan
Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB
Ilustrasi - Penumpang menunggu kedatangan Bus Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Transjakarta memperkuat rute terintegrasi pada 13-29 Maret 2026 untuk melayani lonjakan mobilitas arus balik Idulfitri.
  • Layanan diperpanjang hingga 23.59 WIB pada rute terhubung stasiun dan terminal, serta pola operasi diselaraskan jadwal kedatangan.
  • Armada ditambah 50 persen pada rute BRT dan titik strategis seperti Stasiun Gambir guna mengurangi penumpukan penumpang.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperkuat rute terintegrasi guna menyambut lonjakan mobilitas arus balik Idulfitri 2026.

Kebijakan ini menyasar rute-rute yang terhubung langsung dengan stasiun kereta api dan terminal bus antarkota sebagai titik krusial kedatangan pemudik.

Manajemen memprediksi bahwa puncak arus balik akan menyambangi ibu kota pada pengujung Maret 2026, sehingga penambahan frekuensi layanan menjadi hal yang krusial.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, Transjakarta memberikan atensi khusus pada konektivitas antarmoda demi memudahkan mobilitas pelanggan dari hulu ke hilir.

Salah satu strategi andalannya adalah dengan memperpanjang jam operasional layanan hingga pukul 23.59 WIB pada rute-rute yang bersinggungan dengan simpul transportasi.

Selain itu, pola operasi bus kini diselaraskan secara saksama mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta api maupun bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Beberapa rute BRT yang mendapatkan tambahan armada antara lain Koridor 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya via Balaikota), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), dan 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih), serta layanan integrasi seperti jalur Tanah Abang menuju Blok M.

Penguatan juga dipusatkan pada titik-titik strategis seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Manggarai, Tanah Abang, hingga Terminal Pulo Gebang.

Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada yang lebih tinggi dari hari biasa.

Baca Juga: Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

"Pada periode arus balik, pola pergerakan pelanggan berbeda dengan hari biasa. Karena itu, kami memperkuat layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan stasiun dan terminal hingga 50 persen agar pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih cepat dan nyaman," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Tidak hanya memperkuat rute integrasi, Transjakarta juga tetap menyiagakan layanan 24 jam pada koridor utama seperti Koridor 2, 4, 5, 11, dan 14.

Secara spesifik, Terminal Terpadu Pulo Gebang juga akan mendapatkan tambahan 11 unit armada pada 25 hingga 27 Maret 2026.

Langkah ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu (headway) sehingga penumpukan penumpang di area kedatangan dapat terhindar.

Load More