"Kalau kemudian ada kader partai diloloskan oleh Bawaslu menjadi Paswancam, maka Komisioner Bawaslu Bondowoso ini perlu dipertanyakan independensinya. Bawaslu Provinsi dan Pusat harus tahu ini," tegas Andi.
Jika benar bahwa ketiganya merupakan pengurus Partai Golkar, maka Andi menilai bahwa ini menjadi awal preseden buruk bagi penyelenggaraan pemilu di Bondowoso.
Erfan Bahtiar, anggota Panwascam Curahdami menyangkal informasi bahwa dirinya merupakan pengurus DPD Partai Golkar Bondowoso.
"Mengenai hal tersebut tidak betul kalau saya jadi pengurus partai, karena dikroscek di SIPOL KPU saya gak ada, mas," dalih Erfan dikonfirmasi via pesan singkat.
Justru, dia mengaku bingung ketika namanya masuk dalam undangan DPD Partai Golkar dalam acara sosialisasi, dimana ia mewakili unsur kecamatan Curahdami.
"Dan saya juga bingung dapat mana data kalau saya pengurus," tepis Erfan.
Dia juga menyangkal jika dirinya pernah mengikuti acara Partai Golkar, termasuk sosialisasi literasi keuangan bersama OJK Jember.
"Enggak mas. Gak pernah ikut kegiatan apapun. Iya itu kok bisa ada nama saya, sedangkan saya gak merasa," jawab Erfan ketika ditunjukkan file undangan yang dimaksud.
Sofil Mubarot, yang namanya juga tercantum di undangan Partai Golkar mewakili unsur kecamatan Tlogosari senada dengan Erfan.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Sebut Dunia Tidak Selebar Daun Kelor, Jaga Pasangan Jangan Sampai Lari
"Saya membantah pemberitaan yang menyebut nama saya sebagai anggota atau pengurus partai apapun," tulisnya melalui pesan singkat.
Ia menilai bahwa sejak dulu tidak pernah bergabung dengan partai manapun, termasuk Golkar.
"Saya tidak pernah merasa mendaftar sebagai apapun, di partai manapun dari dulu sampai sekarang," tegasnya.
Sofil justru menyebut tuduhan bahwa dirinya anggota Partai Golkar adalah fitnah, kendati namanya telah muncul di undangan resmi tersebut.
"Jika nama saya tertera di partai manapun, saya tegaskan nama saya dicatut secara manual. Karena sekarang bisa di cek di SIPOL," paparnya.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bondowoso, Ady Kriesna menjanjikan akan bicara pada Minggu (6/11/2022), sebab ia mengaku sedang berada di acara sholawatan pada Sabtu (5/11/2022) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik
-
Simple Plan Kembali ke Indonesia, Konser di Jakarta dan Surabaya Rayakan 25 Tahun Berkarya
-
Difitnah Punya Ratusan Dapur MBG, Uya Kuya Heran Banyak Orang Berpendidikan Percaya
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini