Suara Denpasar – Wadir Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander ternyata bukan orang sembarangan. Dia merupakan menantu dari mantan Kapolda Sumut (Sumatera Utara) dan Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen (purn) Nurudin Usman. Siapa sebetulnya Nurudin Usman?
Dari penelusuran Suara Denpasar, Nurudin Usman bukan orang sembarangan. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Korps (Kakor) Brimob pada 2000-2001. Sekarang istilahnya Komandan Korps (Dankor) Brimob. Pangkat Nurudin Usman kala itu masih Brigjen.
Nurudin Usman menjadi orang nomor satu di Korps Brimob setelah menggantikan Brigjen Firman Gani. Sekadar diketahui, Firman Gani pernah menjadi Kapolda Metro Jaya, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
Pada 2001, Nurudin Usman dimutasi. Penggantinya sebagai kepala Korps Brimob adalah Jusuf Manggabarani. Dia mendapat job baru sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) sampai 2002.
Saat Nurudin Usman menjadi Kapolda Kalbar, salah satu yang menyita perhatian adalah terkait razia mobil mewah hasil curian dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang diselundupkan ke wilayah Kalimantan Barat.
Polda Kalbar pun menyita belasan mobil mewah curian dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang tidak dilengkapi dokumen, termasuk dari anggota DPRD setempat.
Setelah tidak menjabat sebagai Kapolda Kalbar, Brigjen Nurudin Usman berkarier di Mabes Polri. Yakni sebagai Karo Renmin Babinkam Mabes Polri.
Kariernya kembali moncer dengan menjadi Kapolda Sumatera Utara (Sumut) pada 2006 sampai 2008. Saat menjadi Kapolda Sumut, dia disebut-sebut berhasil menurunkan angka kriminalitas, terutama premanisme. Saat menjadi Kapolda Sumut, pangkatnya pun naik jadi Irjen.
Bahkan, saat serah terima jabatan pada 27 Agustus 2008, ketika Nurudin Usman diganti Irjen Nanan Sukarna, Kapolri Jenderal Sutanto memuji keberhasilan Irjen Nurudin Usman mengatasi gangguan kamtibmas, khususnya premanisme.
Baca Juga: Tak Ingin Anne Ratna Disebut Ibu Tiri, Kang Dedi Mulyadi Sengaja Sembunyikan Akta Lahir Maula Akbar
Irjen Nurudin Usman selanjutnya berkarier di Mabes Polri lagi. Dia menjadi Staf Ahli Kapolri dari 2008. Dari jejak digital dan kabar dari media massa sezaman, Irjen (purn) Nurudin Usman meninggal dunia pada 10 Desember 2013 di sebuah RS di Jakarta. Jenazahnya dibawa ke kampung asalnya, Majalengka, Jawa Barat.
Irjen Nurudin Usman memiliki beberapa anak. Salah satunya adalah Nur Fitriawati yang menjadi istri AKBP Dony Alexander. Nur Fitriawati adalah lulusan S1 dan S2 di Institut Pertanian Bogor.
Berikut profil singkat Irjen (purn) Nurudin Usman:
Nama Lengkap dan jabatan: Irjen (Purn) Drs. Nurudin Usman, Smik
Istri: Kusmulyati
Asal: Majalengka, Jawa Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang
-
Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol
-
Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026
-
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg
-
Makin Chaos! Agent Kim Reactivated Episode 3-6 Penuh Aksi dan Plot Twist
-
Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin
-
Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran
-
Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?