Suara Denpasar -Inspektorat Badung tak mau dituding lelet dalam mengaudit dugaan korupsi di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sangeh.
Sebab, jika salah melakukan audit yang akan menjadi sasaran tembak dalam peradilan nanti adalah pihak Inspektorat Badung.
Jadi, menurut Kepala Inspektorat Badung Putu Suryaniti pihaknya bekerja dengan teliti dan berdasar dokumen yang disiapkan kejaksaan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. "Nanti ekspose," kata Suryaniti kepada denpasar.suara.com, Senin (7/11/2022).
"Kalau tidak teliti kami yang akan dipermasalahkan di pengadilan nanti," ungkapnya soal lamanya audit yang dilakukan.
Untuk diketahui, Kejaksaan Tinggi Bali sudah menetapkan eks Ketua LPD Sangeh I Nyoman Agus Ariadi. Tapi, sampai saat ini yang bersangkutan tidak ditahan dalam kasus dugaan korupsi di LPD Desa Adat Sangeh, Abiansemal, Badung, sejak Juni 2022.
Hitung-hitungan kasar pihak kejaksaan kerugian yang ditumbulkan mencapai Rp 130.869.196.07. Modus yang digunakan tersangka adalah membuat kredit dikit 2016 hingga 2020 untuk kepentingan pribadinya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo. Pasal 18 atau Pasal 9 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Tambah Suryaniti, umumnya dalam waktu tiga bulan audit super cepat bisa dilakukan. Tapi, semua hal itu tergantung ketersediaan dokumen yang ada.
Maka dari itu pihaknya tidak ada patokan kapan bisa menyelesaikan audit LPD Sangeh. Pastinya, pihaknya tetap bekerja membantu kejaksaan tinggi Bali. ***
Baca Juga: Liu Ngukup? Warga Gerah Penanganan Kasus LPD Sangeh Sangat Lamban
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global
-
Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase
-
Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas