Suara Denpasar - Dedi Mulyadi secara terang-terangan marah karena banjir dan ada indikasi menyentil kinerja Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Karena banjir yang tak kunjung surut, Dedi Mulyadi bahkan siap menurunkan alat berat untuk membongkar salah satu titik persoalan banjir.
Hal itu nekat suami dari Anne Ratna Mustika tersebut karena banjir yang menggenangi salah satu sudut jalan di wilayah Munjul itu dinilai Dedi Mulyadi terus terusan terjadi dan belum tertangani dengan baik.
Usai melakukan rapat di DPR RI, Dedi Mulyadi yang merupakan suami dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika itu mendapatkan pesan dari masyarakat soal banjir itu.
Karena sudah banyak yang menyampaikan, Dedi Mulyadi menilai banjir sudah begitu mengganggu aktivitas warga.
Dan benar saja, saat Dedi Mulyadi meluangkan waktu untuk melihat jalan tersebut genangan masih terjadi dan cukup tinggi.
Dalam video yang ditayangkan di channel pribadinya, nampak Kang Dedi Mulyadi yang saat ini anggota DPR RI ini langsung nyemplung ke lokasi banjir.
Kedalaman genangan beragam. "Sebelum surut, air segini pak," kata salah satu warga sambil menunjukkan ketinggian di atas lutut orang dewasa, Selasa 8 November 2022.
Ia pun megecek semua titik yangs menjadi penyebab banjir. Terlihat, ada beberapa drainase yang tak berjalan baik. Sehingga air menggenang dan tak mau mengalir.
"Nah ini nih," kata Dedi.
Lantas ia pun mengajak warga untuk berbincang soal banjir. Menurut mereka, banjir sudah sering terjadi dan mengganggu aktivitas keseharian.
Bahkan ada yang menyampaikan, drainase atau gorong-gorong sudah dibersihkan. Namun sayangnya tanah yang diangkat belum bersih betul sehingga sebagian masuk lagi ke gorong-gorong.
Saking kesalnya, Dedi lantas menelepon sejumlah pejabat daerah. Salah satunya dari Bina Marga.
Mantan orang nomor satu di Purwakarta tersebut menyampaikan. "Ini buka saja (saluran air). Di-backhoe dulu. Kalau perlu saya siapkan alat berat. Saya ada kok," tegasnya pada petugas Bina Marga.
Dedi Mulyadi beralasan, posisi air tak mau mengalir kencang karena lubang resapan begitu kecil dan sedikit.
"Saluran air kecil. Sebagian ketutup. Ini sederhana kalau ga dibongkar, kasih lobang yang lebih banyak. Ada alat ndak? Kalau ga ada, saya ada backhoe, saya keluarin," tandasnya lagi.
Menurutnya, jalan yang tergenang akan merugikan banyak hal. Jelas aktivitas masyarakat terganggu.
Kedua, aspal jalan tak akan bertahan lama jika terus menerus tergenang.
"Sebenarnya dari sisi kewajiban, saya tak punya kewajiban apapun soal itu (banjir). Saya bukan bupati lagi. Tapi di perjalanan dapat Whatsapp terus-terusan, keluhan banjir. Demi kepentingan warga dan secara luas, saya coba berkunjung," kata Dedi Mulyadi seakan memberikan sentilan untuk Bupati Anne Ratna Mustika.***
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam