Suara Denpasar – Aparat Polsek Denpasar Selatan tembak Suhartono (31) gegara mencuri motor dan HP Halimah (37) di sebuah kos di Jalan Jalan Dewata III, Nomor 12, Sidakarya, Denpasar Selatan. Peristiwa pencurian itu terjadi 25 Oktober 2022 lalu dini hari.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP I Made Putra Yudistira menerangkan, peristiwa pencurian ini berawal ketika Suhartono menghubungi korban Halimah lewat WhatsApp dua pekan sebelumnya. Kemudian Halimah mengajak Suhartono datang ke kosnya, pada 24 Oktober 2022.
Suhartono pun datang memenuhi undangan sekitar Pukul 20.00 WITA. Setelah Suhartono datang, mereka jalan-jalan keluar. Mereka kembali ke kos sekitar pukul 00.30 WITA.
Sesampainya di kamar kos, keduanya sempat mengobrol. Akan tetapi, Halimah tidur lebih dulu. Saat di abagun sekitar Pukul 03.30, Suhartono sudah tidak ada. Sepeda motor Scoopy DK 3963 ADK.dan HP milik Halimah ikut raib bersama perginya Suhartono.
Tak pelak, Halimah kaget bukan kepalang. Dia merugi sekitar Rp25 juta akibat kehilangan barang berharganya. Kemudian dia melapor ke Polsek Denpasar Selatan.
Dari penyelidikan, akhirnya polisi berhasil menangkap Suhartono di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Badung pada Rabu (2/11/2022). Dia mncoba melawan petugas dan kabur. Polisi menembaknya. Kena kaki kanannya.
"Suhartono merupakan residivis pencurian sepeda gayung di Polres Jember dengan pidana tujuh bulan penjara," jelas Made Putra, Rabu (9/11/2022).
Suhartono mengaku telah menjual sepeda motor curiannya dengan cara memasarkan lewat Facebook. Lagu Rp5 juta. Sedangkan HP hasil curian diberikan tersangka kepada istrinya.
“Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, terancam pidana penjara paling lama tujuh tahun,” pungkasnya. (Beritabali.com)
Baca Juga: Ambu Anne: Saya Tunggu Berbulan-bulan Tapi Tidak Ada Itikad Baik Kang Dedi Mulyadi
Berita Terkait
-
Ibu dan Anak Jadi Pembobol ATM di Denpasar dan Badung, Bermodal Korek Api dan Gergaji Besi
-
Bekas Rampung, Pemeran Video Porno Kebaya Putih Bali Tinggal Tunggu Sidang
-
Tercium Bau Menyengat, Ternyata Mahasiswi di Denpasar Meninggal Gantung Diri
-
Pemuda di Denpasar Beli Perangkat Televisi di Toko On Line, Yang Datang Malah Sebungkus Garam Dapur
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar