Suara Denpasar – Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI, Kang Dedi Mulyadi tetap melakukan aktivitas sehari-hari dan bertemu warga. Kali ini suami dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, bertemu dua janda mandiri, yang berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Itu terlihat dari tayangan di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel. Kang Dedi bertemu sopir angkot di pinggir jalan yang sedang menambal ban lantaran bocor. Ia pun berhenti dan mengobrol dengan sang sopir angkot.
Setelah ban angkot selesai ditambal, Kang Dedi membayar uang jasa ke tukang tambal ban. Rp300 ribu. Padahal, tagihannya Rp15 ribu. Tak pelak, tukang tambal ban pun semringah bukan main.
Dasar Kang Dedi Mulyadi, ada saja akalnya. Dia yang meminta nyopiri angkot tersebut. Sedangkan si sopir angkot jadi kernet. Satu orang penumpang pun disuruh turun dari angkot dan naik Toyota Alphard milik Kang Dedi.
Terlihat Kang Dedi harus mengeluarkan banyak tenaga untuk mengemudikan angkot yang tidak memiliki power steering. Sambil mengobrol, dia berhenti di SPBU untuk mengisi BBM.
Di SPBU ini lah, Kang Dedi kembali bertemu dua perempuan pedagang asongan. Dia memanggil salah satunya.
“Emang nggak punya suami, (sehingga harus) dagang?” tanya Kang Dedi.
Pedagang itu ngaku sudah janda setelah ditinggal mati suaminya sejak 2017. Memang, sang janda ini sebetulnya punya dua anak yang keduanya sudah bekerja. Namun, dia tidak mau merepotkan anak-anaknya, sehingga tetap ingin mandiri.
“Anak juga punya istri, punya anak,” kata sang ibu.
Baca Juga: Lima Artis Ini Sempat Jadi Atheis, Nomor 4 Bahkan Punya Teman Pendeta dan Habib
“O, ibunya nggak mau bebanin (anak), pengen mandiri. Kenapa nggak kawin lagi?” kata tanya Kang Dedi.
Ditanya begitu, ternyata pedagang asongan yang lain menyahut. “Gak laku-laku, Pak,” katanya dari kejauhan.
“Gak laku? Ini janda juga?” tanya Kang Dedi.
“Ya,” katanya.
“Ya Allah, Ya Rabbi, banyak janda,” ucap Kang Dedi.
“Ya, nggak laku-laku, Pak. Mau kayak Bapak,” ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Tak Hadir Sidang, Kang Dedi Mulyadi Punya Alasan Inginkan Ambu Anne Kembali Padanya
-
Kang Dedi Mulyadi Salut ke Acong, Tukang Sapu Jalan yang Pernah Dibantu, Anaknya Lulus S1 Cumlaude
-
Ambu Anne: Saya Tunggu Berbulan-bulan Tapi Tidak Ada Itikad Baik Kang Dedi Mulyadi
-
Sosok Sri Mulyawati, Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi sebelum Ambu Anne, Rela Korbankan SPP
-
Di Tengah Gugatan Cerai Oleh Bupati Purwakarta, Ternyata Kang Dedi Menyimpan Rahasia Besar Selama 23 Tahun!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc
-
Review Film Ready or Not 2: Here I Come, Adegan Aksi dan Gore Memuaskan!
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!