Suara Denpasar - Ketua DPR RI Puan Maharani berduka dan mengunjungi lokasi tragedi Itaewon, di Korea Selatan. Kegiatannya yang diunggah di instagram pribadinya memantik ribuan komentar warganet.
Puan saat itu mengunggah fotonya saat meletakan karangan bunga di lokasi kejadian. Dalam keterangannya, dia mengaku ikut berduka.
Dia berharap tak ada lagi tragedi serupa yang terjadi di belahan lain di dunia.
"Bunga ini menjadi bunga yang mewakili ucapan belasungkawa masyarakat Indonesia atas tragedi yang terjadi akhir Oktober lalu," tulis Puan dikutip Suara Denpasar, Jumat (11/11/2022).
Dia tampak datang bersama ibunya, Megawati. Dia pun mendoakan para korban dan keluarganya.
"Terlihat ratusan bahkan mungkin ribuan karangan bunga duka cita, tidak hanya dari warga lokal tapi juga puluhan bunga duka cita dari para pemimpin dunia berjejer di sini," tulis Puan.
Menurutnya semua pihak harus belajar dan bebenah, terutama pasca musibah serupa di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Dia berharap, ke depan harus ada standar operasional yang ketat untuk acara-acara yang mengundang kerumunan, memperkuat manajemen pengendalian massa juga langkah preventif mencegah kapasitas yang berlebih mengantisipasi euphoria masyarakat pasca-pandemi.
Unggahan Puan itu memantik komentar warganet. Banyak di antaranya yang mempertanyakan mengapa saat Tragedi Kanjuruhan tidak datang ke Malang.
Baca Juga: Sosok Aipda Aziz Luthfi, Calon Bhabinkamtibmas Terbaik yang Kariernya Hancur Seketika
"Kanjuruhan kemana dia?" tulis seorang warganet.
Namun yang menarik perhatian adalah komentar warganet yang menanyakan komentar positif di instagra Puan.
"Komentar positif dibayar berapa biasanya?," tulis netizen dengan nama akun bintang0237.
Dari ribuan komentar itu, memang banyak yang berkomentar mendukung Puan.
"Bu puan mewakili kita smua rakyt Indonesia," tulis warganet.
"Mbak puan betul2 memanfaatkan waktu kunjungan kerjanya menyempatkan diri untuk berbelasungkawa yg mewakili masyarakat Indonesia atas tragedi Oktober lalu," tulis yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan