Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi menyentil guru ngaji Anne Ratna Mustika dalam pusaran konfliknya. Dia mempertanyakan mengapa sang guru ngaji tidak mendamaikannya dengan Anne Ratna.
Kang Dedi awalnya menanggapi soal tuduhan dia melanggar syariat Islam. Ia balik bertanya mengapa Anne yang pergi umroh tidak meminta izin terlebih dahulu kepada Dedi yang masih berstatus suami.
“Guru ngajinya seharusnya bertanya pada saya sebagai suami, ini istrinya mau pergi dengan saya bagaimana boleh atau tidak," kata Dedi dikutip dari Antara, Jumat (18/11/2022).
Dia mengatakan tugas guru ngaji harusnya mendamaikan bukan memberikan hukuman pada seseorang.
"Jadi misal ada murid di pengajiannya bermasalah, tugas guru ngaji mendamaikan, telepon saya ‘ini istrinya ngadu ini’, begitu," kata Dedi.
Dedi menyinggung guru ngaji bukan sebatas memberikan air doa agar anak didiknya melupakan orang.
"Bukan sekadar ngasih air doa agar anaknya lupa sama bapaknya, itu tidak boleh,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, sidang perceraian kelima Anne Ratna dan Dedi dilangsungkan pada Kamis (17/11/2022) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Anne Ratna menjelaskan soal pokok materi gugatan, yaitu rumah tangganya sudah mengalami permasalahan sejak beberapa tahun terakhir. Hal tersebut membuat Anne Ratna membulatkan tekat untuk bercerai.
Perselisihan itu dilatari oleh manajemen keuangan rumah tangga yang dianggap tidak terbuka.
Dedi, kata Anne Ratna, juga tidak memberikan nafkah lahir dan batin. Kemudian yang terakhir, Ambu Anne merasa mengalami kekerasan verbal atau KDRT secara psikis.
“Itu yang menyebabkan perselisihan terus menerus dalam rumah tangga kami sehingga tadi mediasi tidak ada kesepakatan dan langsung masuk ke pokok perkara,” katanya.(Antara)
Berita Terkait
-
Beri Hormat ke Hansip Bergaji Rp500 Ribu, Sedangkan Ambu Anne Berkecukupan, Kang Dedi Tanya Masih Takut Kurang?
-
Sindiran Halus Kang Dedi Mulyadi, Harta Sudah Cukup untuk 3 Keturunan Tapi Tak Bahagia, Sarankan Lakukan Ini
-
Kang Dedi Mulyadi Pertanyakan Keberadaan Guru Ngaji Anne Ratna yang Pergi Umroh Bareng, Sebut Syariat Islam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Tragedi Berdarah di Tebing Tinggi: IRT Tewas Ditikam di Rumah, Pelaku Diburu Polisi
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
K &TEAM Terpilih Perankan Seishiro Nagi dalam Film Live Action Blue Lock
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre, Cukup Lewat BRImo Saja!
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai