Suara Denpasar - Dedi Mulyadi terenyuh melihat perjuangan pasangan manusia silver untuk menghidupi tiga buah hati mereka.
Apalagi, dua anak mereka adalah kembar dan masih bayi. Saat hujan hanya mendapat uang saweran Rp 40 ribu.
Tentu jumlah uang yang tak besar dan jauh dari kata cukup jika menghitung pengeluaran rumah tangga berikut biaya susu untuk anak.
Tapi, di balik perjuangan tersebut Kang Dedi memuji bahwa keduanya terlihat begitu bahagia menjalani beratnya kehidupan.
Pasangan Muhamad Akbar, 28, dan Endah, 26. Keduanya sudah pernah menikah dua kali dan akhirnya mengikat janji dalam jenjang pernikahan yang baru.
Dalam kanal youtubenya yang dilihat denpasar.suara.com, Sabtu (19/11/2022). Dedi Mulyadi pun bertanya soal asal pasangan suami istri tersebut.
"Tangerang pak," jawab Endah. Dia pun bertanya mengapa tidak bekerja di pabrik padahal di wilayah Tangerang banyak ada pabrik. Endah pun menjawab karena dia harus bekerja sambil mengurus anak.
Jadi, pekerjaan sebagai manusia silver yang memungkinkan dirinya bersama suami untuk mengatur waktu dan ada kesempatan mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk susu buat anak mereka.
Endah juga bercerita, awalnya dirinya tidak ingin bekerja sebagai manusia silver. Tapi, karena ditipu oleh yayasan bodong yang menawarkan kerjaan di Purwakarta dengan upah Rp 150 ribu. Dia dan sang suami akhirnya tinggal di Purwakarta.
Baca Juga: Fuji Ingin Nginep Bareng Verrell: Thariq Halilintar Ancam Lapor ke Haji Faisal
Pekerjaannya adalah meminta sumbangan dan mengedarkan amplop di POM bensin untuk yayasan. Dari sumbangan masyarakat dirinya dan sang suami mendapat upah Rp 150 ribu. Tapi, tak selang berapa lama pihak yayasan tiba-tiba saja menghilang.
Kini hidup dan bekerja sebagai manusia silver harus dijalani. Untuk membuat tubuh berwarna silver. Keduanya menggunakan cat sablon dan untuk mandi atau membersihkan diri menggunakan sabun cuci piring atau Sunlight jeruk nipis. "Panas pak," aku Endah setiap mandi membersihkan tubuhnya dari cat sablon.
Pada kesempatan itu Kang Dedi juga membantu sejumlah uang untuk membeli susu dan berusaha mencarikan pekerjaan pada pasangan tersebut.
"Cari kerjaan lain, kalau gini terus kamu nggak akan bisa hidup," saran mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut. ***
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Kenalkan Sosok Mahasiswi Cantik Ini ke Anggota DPR RI, 'Hari Ini Saya Bahagia Banget'
-
Anne Ratna Mustika Bagi Kembali Momen Perjalanan Ibadah Umroh, Ada Sosok Guru Ngaji yang Disentil Dedi Mulyadi
-
Kang Dedi Mulyadi Tampar Anne Ratna dengan Pernyataan Pedas, Ungkap Sosok Orang Ketiga
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar