Suara Denpasar - Dalam salah satu materi gugatan cerai yang dilayangkan Anne Ratna Mustika, ia mengungkap bahwa dirinya menjadi korban KDRT psikis oleh Dedi Mulyadi.
Ambu Anne sapaan akrabnya, mengakui bahwa psikisnya terganggu akibat perlakuan kasar Dedi Mulyadi secara verbal.
Menurut pengakuannya, Dedi Mulyadi kerapkali berkata kasar dengan kata-kata yang dilontarkannya. Karena itulah, Ambu Anne mengungkap dirinya sampai mengalami gangguan psikologis.
Sayang, Dedi Mulyadi justru kedapatan menampik tuduhan soal KDRT verbal yang diduga dilakukannya pada sang istri.
Ia juga balik mempertanyakan soal ciri-ciri korban KDRT psikis berdasarkan undang-undang yang menurutnya tidak ada pada diri Ambu Anne.
"Pertanyaannya adalah, apakah ada tanda-tanda itu pada Ambu Anne? Murung terus, tidak bisa mengambil keputusan, kehilangan percaya diri. Menurut saya terbalik. Ambu sebagai bupati saat ini justru sangat pede (percaya diri),” kata Kang Dedi.
Namun,di lain kesempatan, Dedi Mulyadi justru mengakui dirinya sering berlaku kasar pada sang anak, yakni Maula Akbar.
Diungkapnya sendiri, Maula Akbar atau A Ula sampai memiliki gangguan psikologis berupa rasa trauma akibat perlakuan kasar darinya selama ini.
Hal ini lantaran Dedi Mulyadi sering memberi tekanan dan berkata kasar dalam usahanya mendidik sang anak.
Baca Juga: Begini Pesan Mr. Black untuk Denise Chariesta
A Ula sering dimarahi oleh Dedi Mulyadi bahkan sering ditelpon sejak pagi dengan kata-kata yang keras ala militer.
"Kenapa sering marahi dia? Misalnya kalau saya suruh, Aa nyuruh lagi, selalu saya tegur itu nggak boleh," ungkap Dedi Mulyadi dikutip dalam video di kanal YouTube-nya.
Ia berpendapat bahwa pola pendidikan semi militer baik untuk diterapkan pada sang anak agar mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.
"Ayahnya selalu memberikan tekanan. Karena polanya pola pendidikan militer," jelasnya.
"Saya sering beri tekanan-tekanan pada dia sebagai kader. Bukan hanya sebagai anak untuk bisa menyelesaikan berbagai masalah semuanya," ungkap Kang Dedi.
Kini Kang Dedi pun menyadari, buah perbuatannya justru berdampak pada psikologis sang anak.
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Batin? Lesti Kejora Terlihat Makin Kurus
-
Dedi Mulyadi Lemes, Pasrah Dirinya Dibelakangi Istri di Ruang Sidang, Netizen Minta Ambu Anne Introspeksi Diri
-
Kang Dedi Bantu Renovasi Rumah PSK, Itu Lho yang Cupangnya "Semarak" di Leher
-
Kang Dedi Terenyuh Manusia Silver: Mandi Pakai Sunlight Rasa Jeruk Nipis
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan
-
Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya