Suara Denpasar - Sebuah video bohong tentang turis asing yang mengalami sakit mata usai melukat di Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, beredar luas di media sosial. '
Video tersebut viral di Tiktok dan menuai kecaman sejak pertama diunggah pada Rabu (16/11/2022) malam.
Dalam video yang bererdar, pengunggah konten mengatakan bahwa air pangelukatan Tirta Empul terkontaminasi bakteri ecoli. Bakteri itu ada karena lingkungan sekitar tercemar sampah.
Imbas video itu, publik meminta pihak terkait mengusut tuntas orang yang menyebarkan video itu,
Nasib Pengunggah
Terbaru, pengunggah video yang mengaku bernama Intan tersebut sudah meminta maaf lewat media sosial. Secara khusus, Intan meminta maaf kepada masyarakat Bali.
“Saya Intan, mau klarifikasi video saya. Saya minta maaf, saya tidak ada niat menjelekkan,”katanya dalam video berdurasi 59 detik itu.
Intan berdalih mendapatkan informasi tentang penglukatan dari video lain. “Saya hanya share. Saya akui saya salah mengshare ulang. Sekali lagi saya minta maaf,” ujar dia.
Sementara itu, Wakil Bendesa adat Manukaya, Made Kuntung, mengaku pihaknya sudah melaporkan video itu ke Polres Gianyar, Jumat (18/11) pukul 10.00 WITA.
Baca Juga: Video: Bocah Indigo Prediksi 3 Negara Ini Calon Juara Piala Dunia 2022 Qatar
“Langsung diterima pak Kasat Reskrim. Kami melapor berkaitan dengan video itu,” ujarnya, Sabtu (19/11).
Kini desa adat Manukaya selaku pengelola Tirta Empul menyerahkan sepenuhnya masalah itu ke kantor polisi. Dia juga tidak tahu pasal berapa yang dikenakan ke pembuat video.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta