Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi memboyong dua keluarga korban gempa Cianur untuk dibawa ke hotel menginap agar bisa istirahat dengan nyaman.
Kang Dedi Mulyadi pun meminta maaf karena tidak bisa banyak membawa keluarga korban bencana gempa ke hotel.
Posisinya yang hanya anggota dewan kata dia tidak memiliki kewenangan besar soal penganggaran baik itu dari APBD maupun APBN.
Hal ini berbeda ketika dirinhya yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta sampai dua periode.
"Saya meminta tim saya untuk menjemput dua keluarga, yang satu istri atau ibu dari anak-anaknya meninggal tertimpa (reruntuhan) di dapur, yang satu lagi ibu dan bayinya meninggal saat gempa," jelasnya, dilansir dari youtube Kang Dedi Mulyadi (KDM) Channel, Minggu (27/11).
Tujuan dia memboyong dua keluarga ini selain agar bisa istirahat dengan nyaman, juga untuk diskusi langkah kedepanya seperti apa pasca ditinggal orang-orang terkasih mereka.
"Saya tidak bisa memulihkan ribuan orang, paling satu dua orang berdasarkan kemampuan, sekarang saya menuju Plaza Hotel kota bukit indah karena tamu kehormatan saya yakni keluarga korban gempa di Cianjur yang istrinya meninggal dan ibunya meninggal, hari ini saya undang untuk nginep di plaza hotel biar mereka tenang sambil diskusi langkah-langkah kedepan," jelasnya.
"Barang kali langkah untuk perbaikan rumah, saya tidak bisa semua bantu, maaf saya hanya beberapa orang saja (yang dibantu) karena keterbatasan kemampuan, saya hanya anggota DPR, bukan pejabat eksekutif yang bisa mengambil keputusan," ulasnya.***
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Enggan Menangis karena Masalah Pribadi dengan Anne Ratna, Tapi Soal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata