Suara Denpasar - Laga bergengsi sepak bola pada Piala Dunia 2022 di Qatar adalah momen yang paling dinantikan bagi para penggemar olahraga lapangan hijau ini.
Terlihat, upacara pembukaan yang meriah, aksesoris melimpah, teknologi canggih, serta fasilitas mewah menjadi keunggulan dari perhelatan Piala Dunia 2022 di delapan stadion Qatar ini.
Namun, di balik kemegahan dan fasilitas fantastis yang diberikan pada acara akbar sepak bola tersebut, tidak luput dari kontroversi yang terjadi selama berlangsungnya kegiatan tersebut.
Selain larangan berpakaian terlalu terbuka dan larangan membawa alkohol ke area stadion, kontroversi penggunaan atribut LGBT pun juga menjadi sorotan utama dalam hajatan besar empat tahunan ini.
Hal ini dikarenakan, Qatar dikenal sebagai salah satu negara timur tengah yang kental dengan unsur Islamnya.
Untuk menghormati tuan rumah Qatar dengan mayoritas penduduk beragama Islam tersebut, Cristiano Ronaldo, bintang sepak bola asal Portugal itu menolak memakai ban capten yang berwana pelangi, yang mana warna pelangi adalah identitas dari kaum LGBT.
Komunitas LGBT di Eropa semakin besar, banyak pihak telah memberikan ruang kepada komunitas tersebut, tidak terkecuali dunia sepakbola hingga dunia politik. Namun hal tersebut banyak ditolak sebagian orang yang menyebut bahwa tindakan LGBT merupakan perilaku penyimpangan seksual.
Mengenai hal itu, pada piala dunia 2022 yang sedang berlangsung di Qatar (20 November - 18 Desember), FIFA pun menerapkan aturan yang memuat tentang larangan menggunakan atribut LGBT.
Bahkan, FIFA juga mengancam akan mengeluarkan kartu kuning jika pemain atau tim yang bersikukuh mengenakan ban kapten pelangi serta bertulisan 'One Love'.
Seperti dilansir suaradenpasar.com dari berbagai sumber, Sabtu, (26/11/2022). Cristiano Ronaldo mengungkapkan bahwa peraturan serta tindakan yang dilakukan FIFA dan Pemerintah Qatar sudah ditetapkan dan karena itu dia akan menghormati segala keputusan yang sudah ditetapkan tersebut.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh