Suara Denpasar -Shin Tae-yong (STY) mengeluarkan unek-uneknya saat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali di Gianyar Bali pada Sabtu (4/12/2022).
STY mengaku memiliki kendala saat hendak memanggil pemain dari klub untuk mengikuti pemusatan latihan untuk Timnas di Training Ground Bali United, Pantai Purnama, Gianyar.
Oleh karena itu, STY meminta bantuan dan dukungan dari Menpora untuk membantu mengatasi persoalan tersebut.
Mendegar keluh kesah STY, Zainudin menjelaskan ia telah berkomunikasi dengan klub-klub Liga 1 bahwa kompetisi kembali bergulir salah satunya untuk kepentingan tim nasional.
"Jadi, alasan kompetisi main lagi karena timnas. Saya sudah bicara dengan klub-klub Liga 1, karena mereka banyaknya di Liga 1." kata Zainudin Amali menanggapi permintaan STY sebagaimana dikutip dari antara.
"Saya sudah sampaikan bahwa kompetisi digulirkan lagi alasannya untuk timnas, dan Shin sempat hubungi saya (waktu) di Spanyol. Jadi, kalau bukan timnas, belum tentu kepolisian mengizinkan," lanjutnya lagi.
Diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai penyelenggara Liga 1 pada Jumat malam (2/11) mengumumkan Liga 1 2022--2023 resmi berlanjut mulai 5 Desember 2022 setelah pihaknya mendapat rekomendasi dari kepolisian.
LIB menyampaikan putaran pertama Liga 1 digelar dengan sistem terpusat di Jawa Tengah dan Yogyakarta, tepatnya di lima stadion, yaitu Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Manahan (Solo), Stadion Sultan Agung (Bantul) dan Stadion dr Moch Soebroto (Magelang).
Terkait itu, Zainudin pun meminta kepada STY jika menghadapi masalah pemanggilan pemain dari pihak klub agar berkomunikasi dengan PSSI dan dirinya.
"Kalau ada klub yang akhirnya tidak mau kasih ininya (izin, red.) kasih tahu saya," kata Menpora RI.
Baca Juga: Cara Pasang STB ke TV Tabung Agar Bisa Nonton TV Digital
"Kalau ada apa-apa kasih tau ke PSSI, nanti saya juga akan bantu," kata Zainudin ke STY.
Usai keduanya berbincang, Zainudin pun mengucapkan kamsahamnida, yang berarti terima kasih dalam Bahasa Korea, ke STY. Pelatih Timnas Indonesia itu pun langsung membalas ucapan yang sama ke Zainudin. (*)
Berita Terkait
-
Terancam Kena Pasal, Lutfi Agizal Beri Tanda Merah pada Denise Chariesta: Bisa Jadi Babak Baru Diluar Permasalahan...
-
Fix! Wonderkid Persib Bandung Resmi Diboyong ke Inggris, Calon Dipanggil Shin Tae yong ke Timnas Indonesia?
-
Gara-gara Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong, Sosok 179 Cm Milik PSIS Semarang Dicari Warganet
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?