Suara Denpasar - Tunas muda PSIS Semarang berhasil membenamkan Madura United di lanjutan Liga 1 yang berlangsung, Senin (6/12/2022) petang.
Bek kanan PSIS, Fredyan Wahyu bahkan berhasil mencetak gol fantastis dan memperdayai kiper Madura United, Rendy Oscario Sroyer.
Pelatih PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan pun semringah dan tertawa puas atas kinerja anak asuhnya.
Bermain di stadion Manahan Solo, PSIS baru bisa membuka kran gol pada menit 53 melalui tendangan penalti Jonathan Cantillana.
Fredyan Wahyu menggandakan kedudukan tim Mahesa Jenar atas Laskar Sapeh Kerrab pada menit 72 lewat tendangan jarak jauh.
Kiper Madura United, Rendy Rendy Oscario Sroyer terkecoh membaca tendangan Wahyu yang seolah seperti akan mengumpan silang pada rekan-rekannya.
Namun ternyata bola berbelok dan menghujam jala gawang Madura United.
Gol berkelas ini sempat membuat pelatih PSIS, Ian Andrew Gillan tertawa girang.
Gol Fredyan Wahyu yang masih berusia 24 tahun ditutup oleh pilar muda lainnya, Ridho Syuhada Putra pada menit 83.
Baca Juga: Prediksi Persebaya vs Barito Putera di Liga 1 2022/2023, Sore Ini
Lolos dari jebakan offside, pemain berusia 18 tahun ini berhasil melesakkan bola ke tiang dekat untuk menyudahi perlawanan Madura United dengan skor 3-0.
"Kami raih 3 poin lagi untuk modal awal lanjutkan perjuangan. Fokus dan konsisten, pasti bisa SEMARANG," tulis PSIS Semarang dikutip Suara Denpasar dari instagram @psisofficial, Selasa (6/12/2022).
Sementara itu, pihak Madura United tidak bisa menerima kekalahan ini.
"Kita hanya punya waktu 4 hari dan jadwal Kick Off pun tak jelas," kata Fabio Lefundes, pelatih Madura United usai laga dikutip dari instagram @maduraunited.fc, Selasa (6/12/2022).
Dengan hasil ini, PSIS Semarang merangsek ke posisi 10 klasemen sementara dengan raihan 14.
Mahesa Jenar mencatatkan 4 kali menang, 2 kali imbang dan 5 kekalahan dari 11 pertandingan di Liga 1 musim ini.
Tag
Berita Terkait
-
Preview Persebaya Surabaya vs PS Barito Putera, Aji Santoso Waspadai Misi Bangkit Laskar Antasari, Ini Alasannya
-
Klasemen Sementara BRI Liga 1: PSIS Semarang Melesat, PSM Makassar dan Bali United Makin Kokoh
-
Debut Ridho Syuhda Putra di PSIS Semarang Tiru Langkah Wonderkids Persib Bandung, Pujian Mengalir
-
Debut Pemain PSIS di BRI Liga 1: Ridho Syuhda Putra Cetak Gol Abaikan Carlos Fortes, Ian Andrew Gillan Bilang Ini
-
Back Home! Ditinggalkan Shin Tae yong, Naturalisasi Persib Bandung Beri Sinyal Biru Luis Milla di Liga 1
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa