Suara Denpasar – Ryan Dono, calon pengandin yang batal nikah karena mahar sertifikat rumah ternyata bukan orang baru dalam hidup anggota DPR RI, Dedi Mulyadi. Bahkan, Kang Dedi sudah pernah bertemu dengan Ryan saat masih kecil.
Pertemuan dengan Kang Dedi Mulyadi terjadi saat Ryan sunatan di usia 6 tahun. Perkiraannya itu pada 2005.
Hal itu terungkap dalamm Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (7/12/2022). Terlihat Kang Dedi datang ke rumah Ryan Dono di Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Purwakarta.
Kang datang ke rumah Ryan Dono sebelum berangkat menuju Pengadilan Agama Purwakarta untuk berbicara dengan tim kuasa hukumnya. Pada hari itu, berlangsung sidang lanjutan gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika terhadapnya.
Sidang itu mengagendakan replik dari penggugat. Replik adalah penguataan gugatan.
Dalam video terlihat Kang Dedi tampak mengenakan kaca mata. Dia masih di dalam mobilnya dan menyapa beberapa orang, salah satunya ayah dari Ryan Dono.
“Ini nih bapaknya Rian. Jadi Riant tuh umurnya hampir sama dengan A Ula (anak sulung Kang Dedi, Maula Akbar, red). Jadi waktu di sunatan?” tanya Kang Dedi Mulyadi, dikutip Suara Denpasar, Kamis (8/12/2022).
“Bapak hadir di sini,” kata ayah Ryan.
Terkuak, saat itu Kang Dedi Mulyadi hadir di sana dengan jabatan pada waktu itu sudah wakil bupati. Walau pun masih baru sebatas wakil bupati, Kang Dedi sudah rajin turun ke masyarakat.
Baca Juga: Anak Kang Dedi dan Haji Kastono Bagi Resep Pakan Ikan dan Ayam dari Sampah Dapur, Ini Linknya
Dalam sunatan Ryan, waktu itu nanggap (menyewa) organ tunggal dan naik odong-odong.
“Alhamdulillah, jadi waktu sunatan saya sudah datang ke sini. Di sunatan saya datang. Sekarang mau kawin nggak jadi datang,” paparnya.
Di dalam mobil, Kang Dedi Mulyadi duduk di kursi depan samping sopir. Ryan dan ibunya berada di kursi tengah. Dalam percakapan di mobil terungkap lagi Kang Dedi Mulyadi pernah bertemu Ryan saat SD. Saat itu Kang Dedi Mulyadi sudah menjadi Bupati Purwakarta.
“Jadi Rian itu bukan hanya sekedar waktu sunatan saya datang, ternyata pernah waktu kemah SMP SMA, Yan? tanya Kang Dedi.
Tyan pun menjelaskan, itu saat kemah SD di Cibatu. Ryan waktu itu masih kelas 5. Kebetulan, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi datang ke perkemahan.
Kemudian Ryan disuruh maju ke depan dan diberi pertanyaan. Setelah itu, Ryan ditanya Kang Dedi mau diberi domba atau uang. Akhirnya minta uang saja.
“Dikasih duit berapa waktu itu?” tanya Kang Dedi.
“Rp500 ribu,” kata Ryan.
Kang Dedi pun kaget. Uang Rp500 ribu di tahun 2005 itu termasuk besar. Kalau diukur dengan sekarang, mungkin itu sekitar Rp5 juta. Ryan pun tertawa.
“Duitnya teh dipake naon (apa) yang Rp500 ribu?” tanya suami Ambu Anne Ratna Mustika ini.
“Dikasihin ke Mama,” jelas dia. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Nasihat Kang Dedi Mulyadi untuk Ryan Dono yang Batalkan Pernikahan Karena Mahar Sertifikat Rumah
-
Ryan Dono Klarifikasi ke Dedi Mulyadi Perkara Mahar yang Viral: Mahar Rumah dan Mobil Itu Bohong!
-
Tiga Beda Pernyataan Kasus Ryan-Yessy Batal Nikah H-3 gegara Mahar Sertifikat Rumah
-
Kang Dedi Mulyadi Temui Ryan Dono yang Gagal Nikah karena Calon Istri Minta Sertifikat, 'Kalau Tak Jodoh Ya Sudah'
-
Tuai Hujatan, Yessy Serang Balik Ryan Dono, Ternyata Bukan Perkara Mahar Sertifikat Rumah Saja - Gagal Menikah
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak