Suara Denpasar – Matheus Pato mengalami cedera engkel kala Borneo FC kontra Persija Jakarta pekan 12 BRI Liga 1 2022/2023 lalu.
Hingga jelang kontra PSIS Semarang, tops skor Borneo FC itu terus masih terus mendapat pengawasan oleh.
Laga kontra antara Borneo FC vs PSIS Semarang akan tersaji di stadion maguwoharjo, Sleman pada Jumat (9/12/2022) pukul 18.15 WIB.
Untuk itu Borneo FC Samarinda memastikan penyerang Matheus Pato mendapat penanganan medis dan fisioterapis yang tepat.
Dilansir suara denpasar dari laman resmi klub, tim medis dan fisioterapis klub telah bekerja di sekitar Pato.
Termasuk telah melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi secara detail cedera yang dialami penyerang asal Brasil tersebut.
“Saat ini sudah dilakukan terapi oleh fisioterapi. Dari sisi medis juga sudah diberi obat-obatan yang tepat buat Pato,” ujar dokter tim, dr Hilda Khoirun Nisa, (8/12/2022).
Bahkan saat jelang, kontra PSIS Semarang, terang dokter Borneo Fc itu, pemilik 12 gol dan itu masih terus dipantau oleh
“Rencana masih akan dilakukan pemeriksaan penunjang, tapi ya masih proses,” ujar dokter tim, dr Hilda Khoirun Nisa.
Soal apakah Matheus Pato bisa terlibat dalam pertandingan melawan PSIS Jumat petang. Situasinya masih akan dipantau sampai mendekati laga tersebut.
“Soal kapan dia bisa bermain lagi, kami masih mengevaluasi. Target kami secepatnya. Mohon doa dari masyarakat Samarinda agar Pato bisa cepat kembali,” tandasnya.
Strike asing yang bergabung dengan borneo FC pada musim BRI liga 1 2022/2023 itu ditarik pada menit ke-11 saat Pesut Etam menghadapi Persija di Stadion Sultan Agung.
Sebelumnya ia mengeluh kesakitan di bagian engkel kaki. Selain itu dalam laga kontra macan kemayoran, Pesut Etam kalah 0-1. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius