Suara Denpasar - Dua gol alias brace yang dicetak Stefano Lilipaly membawa Borneo FC menang atas PSIS Semarang di lanjutan kompetisi Liga 1, Jumat (9/12/2022) malam.
Borneo FC mampu mengkandaskan PSIS Semarang dengan skor 4-2 di stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Dalam pertandingan tersebut, bek PSIS Semarang, Fredyan Wahyu diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua di menit 90+2.
Laga itu juga menjadi momen spesial bagi Hari Nur Yulianto yang akhirnya 'pecah telor' usai mencetak gol perdana dari 8 laga terakhir yang dilakoninya.
Pada babak pertama, Borneo FC tampil ofensif dan bisa mengendalikan jalannya permainan.
Bahkan, tiga gol bersarang ke gawang Wahyu Tri Nugroho hanya dalam waktu 12 menit saja.
Borneo FC membuka keunggulan lewat sontekan Stefano Lilipaly pada menit 19.
Tim Pesut Etam berhasil menggandakan skor lewat tendangan keras Jonathan Bustos pada menit 22.
Tim Mahesa Jenar semakin terbenam ketika Agung Prasetyo mencetak gol ketiga bagi Borneo FC di menit 31.
Baca Juga: Catatan Pertemuan dan Fakta Jelang Duel Belanda vs Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2022
PSIS Semarang memperkecil selisih gol lewat Fredyan Wahyu di menit 35.
Babak pertama berakhir dengan skor sementara 3-1 untuk keunggulan Borneo FC.
PSIS Semarang kembali memperkecil ketinggalan pada menit 67 dari sontekan Hari Nur Yulianto.
Namun Stefano Lilipaly membawa mimpi buruk bagi PSIS Semarang setelah mencetak gol keduanya pada menit 82 lewat tendangan bebas.
Nasib apes PSIS bertambah bukan hanya karena kalah, tetapi juga kehilangan satu pemainnya akibat dikartumerah pada masa injury time, yakni Fredyan Wahyu.
Dengan hasil ini, Borneo FC merangsek ke peringkat 3 klasemen sementara Liga 1 dengan 26 poin, hasil dari 8 kemenangan, 2 imbang dan 3 kekalahan.
Sementara PSIS Semarang masih berada di papan tengah klasemen dengan 14 poin, hasil dari 4 kemenangan, 2 imbang dan 6 kekalahan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD