Suara Denpasar - WTN jadi sasaran amukan suporter PSIS Semarang dan hubungan antara Coach R dan DDJ pun kembali diungkit usai nekat menggantikan Alie Sesay di laga besar.
Tertinggal tiga gol lebih dahulu, PSIS Semarang harus rela digelontor 4 gol oleh Borneo FC di pekan lanjutan Liga 1.
Keputusan-keputusan pelatih PSIS Semarang pun disorot oleh fans, terutama kesalahan-kesalahan penempatan pemain di babak pertama.
Baru 31 menit pertandingan, gawang laskar Mahesa Jenar yang dijaga oleh Wahyu Tri Nugraha sudah digelontor tiga kali.
Adalah pemain keturunan Stefano Lilipaly, Jonathan Bustos dan Agung Prasetya yang membuat Borneo FC mengejutkan lini pertahanan klub dari Kota Lumpia tersebut.
PSIS Semarang memang sempat memperkecil kedudukan, yakni melalui Fredyan Wahyu di menit ke 35' dan hari Nur Yulianto 67'.
Akan tetapi brace Stefano Lilipaly di menit ke 82' membunuh semangat juang PSIS Semarang untuk sekadar menyamakan kedudukan.
Hancurnya Laskar Mahesa Jenar sudah dimulai di babak pertama. Saat barisan lini tengah tak mampu bersaing dengan para pemain Pesut Etam.
Apalagi lini belakang yang kocar kacir menahan serangan para pemain asing Borneo.
Baca Juga: Pernyataan Petinggi PSIS Jawaban Atas Isyarat Jonathan Cantillana Tinggalkan Mahesa Jenar
Di babak pertama, Coach Resak menurunkan kiper Wahyu Tri Nugroho. Di barisan bek ada Fredyan Wahyu, Dewangga, Hulk (Wahyu Prast) dan Frendi Saputra.
Sementara di barisan gelandang ada Damas Damar Jati (DDJ), Jonathan Cantillana, Wawan, Taisei Marukawa. Mereka menopang Striker gaek hari Nur Yulianto dan junironya Riyan.
Hasilnya? PSIS Semarang hancur lebur. Damas Damar Jati yang menggantikan Delfin Rumbino tak mampu meladeni permainan Jonathan Bustos.
Apalagi di barisan belakang yang seperti tak terkoordinir dengan rapi. Alie Sesay tak dipasang dan digantikan oleh Wahyu Prast juga kurang memuaskan.
Alhasil, kiper WTN pun juga menuai kritik dari para suporter PSIS Semarang. Wahyu Tri dinilai sudah habis karena sudah berusia 36 tahun.
"Pergantian pemain mu acak adul sem ra jelas," tulis @khoirullmahfudi_12 di instagram @psisfcofficial usai laga yang digelar pada Jumat (9/12/2022).
Berita Terkait
-
3 Pemain jadi Korban di Laga PSIS vs Borneo FC, Andre Gaspar dan Ian Andrew Gillan Harus Putar Otak
-
Ambruk! Shin Tae yong Tepat Coret Wonderkid PSIS Semarang, Sosok Jebolan Spanyol Alternatif Timnas Indonesia
-
Brace Stefano Lilipaly Bawa Borneo FC atasi PSIS, Fredyan Wahyu Diusir Wasit, Hari Nur Yulianto Pecah Telor
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo